Kamis, 23 April 2026

Pilwali Kota Batu 2024

Paket Komplet Kris Dayanti-Kresna Dewanata, Nama Populer Ditunjang Pengalaman di Parlemen

Pengamat politik menyebut paslon nomor urut 3 merupakan ‘paket komplet’, karena secara popularitas KD telah dikenal satu Indonesia, didukung Dewanata.

|
Penulis: Dya Ayu | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Dya Ayu
Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu Kris Dayanti (KD)-Kresna Dewanata (Dewa). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dari tiga pasangan calon (paslon) Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota yang berkontestasi di Pilkada Kota Batu, tak dipungkiri Kris Dayanti (KD) dan Kresna Dewanata (Dewa) atau yang disebut KriDa dinilai memiliki kekuatan yang tak dimiliki dua paslon lain.

Terlebih ketika bicara soal popularitas masing-masing calon, Kris Dayanti dipastikan menempati urutan pertama.

Kris Dayanti merupakan seorang Diva sekaligus selebritis yang sudah puluhan tahun melalang buana di industri hiburan tanah air.

Pengamat politik Universitas Muhammadiyah Malang, Prof Dr Wahyudi menyebut paslon nomor urut 3 ini merupakan ‘paket komplet’.

Ia mengatakan secara popularitas KD telah dikenal masyarakat Indonesia.

Didukung dengan Dewa yang memiliki bekal kuat di parlemen menjadi Anggota DPR RI dua periode.

Pengalaman keduanya di dunia politik juga sama-sama sudah cukup mengenyam asam garam menjadi Anggota DPR RI, secara finansial tentu Dewa menjadi pasangan yang pas untuk KD yang memiliki popularitas tinggi.

Yang menambah ‘paket komplit’ paslon ini, secara dukungan keduanya di dukung partai besar yakni PDI Perjuangan, Nasdem serta 9 partai Nonparlemen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani (Hanura), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda), Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Partai Buruh, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Umat dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo).

“Secara popularitas Kris Dayanti memang sulit ditandingi oleh dua pasang rivalnya. Melihat partai pengusung Krida ada banyak aktor politik dibalik layar yang akan jadi mesin politik yang kuat. Di PDI Perjuangan, misalnya ada Suliadi, mantan ketua DPC PDI Perjuangan dan mantan ketua DPRD Kota Batu,” kata Pengamat Politik dari Universitas Muhammadiyah Malang, Prof. Dr. Wahyudi kepada Suryamalang.com, Rabu (25/9/2024).

“Begitu juga di belakang Dewa, ada banyak aktor politik kawakan seperti ayah Dewa sendiri, Rendra Kresna, mantan Bupati Malang dua periode dan mantan politisi senior Golkar dan Nasdem.

Tentu mereka itu yang akan jadi mesin politik di balik layar karena figurnya masih cukup kuat.

Bahkan, pengalaman politiknya yang lama di Golkar itu bakal jadi mesin penggerak yang akan mampu memobilisasi kekuatan massa,” tambahnya.(myu)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved