Breaking News
Rabu, 8 April 2026

LIPSUS Adu Slogan di Pilkada Malang Raya

Pilkada Malang Raya, Warga Belum Tahu Visi Misi Paslon

Paslon selalu menggunakan jargon, slogan, atau tagline untuk mendekatkan kepada masyarakat dalam Pilkada 2024.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Ketua KPU Kota Malang, Muhammad Toyyib membacakan deklarasi damai di hadapan para Paslon yang berkontestasi dalam Pilkada 2024 Kota Malang, Selasa (24/9/2024). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pasangan calon (paslon) selalu menggunakan jargon, slogan, atau tagline untuk mendekatkan kepada masyarakat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Jargon terdiri dari dua macam, yaitu jargon untuk memperkenalkan paslon, dan jargon untuk memperkenalkan visi misi paslon.

Peserta Pilkada di Malang Raya pun sudah mulai memasang atribut untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat. Bahkan ada beberapa atribut mencatumkan slogan yang menggambarkan visi misi paslon.

"Saya masih belum tahu slogan maupun visi misi paslon. Mungkin sekarang baru masuk masa kampanye," ujar Nugraha Perdana, warga Kecamatan Dau, Kabupaten Malang kepada SURYAMALANG.COM, Senin (23/9).

Nugraha menilai para paslon jarang menyasar ke generasi muda. Padahal banyak generasi muda yang termasuk pemilih pemula dalam Pilkada 2024. Menurutnya, paslon lebih sering mengenalkan diri dengan cara monoton. "Seharusnya paslon memperkenalkan diri dengan cara-cara yang menarik dan lebih memikat anak muda yang notabene banyak pemilih pemula. Mungkin paslon bisa memaksimalkan kampanye melalui berbagai platform media sosial (medsos)," tambahnya.

Nugraha berharap paslon lebih memperhatikan permasalahan pendidikan di Kabupaten Malang. "Yang kurang maksimal dan kurang perhatian di Kabupaten Malang adalah masalah pendidikan Mungkin karena wilayah Kabupaten Malang sangat luas," terangnya.

Menurutnya, banyak anak asal Kabupaten Malag yang memilih sekolah di Kota Malang. Saya berharap pendidikan di Kabupaten Malang dapat ditingkatkan setara Kota Malang atau Kota Batu. Saya ingin ada paslon yang serius memperhatikan masalah pendidikan," urainya.

Sementara itu, warga Kecamatan Pujon, Fransiska Indri Santoso baru mengetahui visi misi dan slogan paslon dari berita online. "Saya cari sendiri di internet. Sebagai pemilih, saya kan harus tahu visi misi setiap paslon," kata Siska.

Siska menilai visi misi setiap paslon sudah mewakili keinginan masyarakat. "Jika terpilih nanti, paslon harus konsisten dengan visi misinya dan harus melaksanakannya," tandasnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved