Breaking News

Berita Viral

Sederet Hadiah untuk 2 Lansia Viral Selamatkan Kereta Api dari Rel Putus, Uang 10 Juta, Tiket Luxury

Sederet hadiah untuk 2 lansia viral selamatkan kereta api dari rel putus, uang Rp 10 juta sampai tiket luxury, 800 penumpang aman.

|
Youtube KOMPASTV
Dua lansia viral (kanan) terima hadiah selamatkan kereta api dari rel putus, uang Rp 10 juta sampai tiket luxury, 800 penumpang aman. 

SURYAMALANG.COM, - Sederet hadiah diberikan untuk dua lansia viral menyelamatkan Kereta Api (KA) dari rel putus

Beberapa hadiah itu antara lain uang jutaan rupiah sampai tiket Kereta Api kelas luxury sebagai wujud terima kasih dan apresiasi dari PT Kereta Api Indonesia (KAI). 

Dua lansia yang menyelamatkan para penumpang dari bahaya rel putus itu adalah Mbah Sarmo (66) dan adiknya, Mbah Jamin (62).

Kedua lansia ini sempat viral di media sosial setelah mengambil tindakan cepat memberi isyarat bahaya kepada masinis agar kereta berhenti. 

Rel yang putus itu ada di jalur hulu KM 57+1 terletak di petak jalan antara Stasiun Doplang dan Stasiun Randublatung, Kabupaten Blora, Jawa Tengah (Jateng).

Baca juga: Kondisi Bayi yang Dicekoki Obat Penggemuk Badan Babysitter di Surabaya, Gemuk Tapi Hormon Gak Normal

Kereta yang berada dalam bahaya adalah KA 132A Dharmawangsa Ekspres relasi Jakarta-Semarang-Surabaya Pasarturi yang membawa 800 penumpang pada Minggu (6/10/2024).

Kepala Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang PT Kereta Api Indonesia (KAI), Daniel Johannes Hutabarat memberikan uang tali asih masing-masing Rp 10 juta.

Mbah Jamin dan Mbah Sarmo dianggap berperan aktif menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

Selain uang tali asih, dua warga Blora tersebut juga mendapat ponsel, voucher tiket kelas luxury dan eksekutif untuk perjalanan di seluruh wilayah Indonesia.

Daniel Johannes Hutabarat berterima kasih kepada Jamin dan Sarno atas kepeduliannya kepada lalu lintas kereta api.

"KAI sangat mengapresiasi peran serta warga yang turut menjaga keselamatan perjalanan kereta api" kata Daniel saat ditemui di Stasiun Tawang Semarang, Jumat (11/10/2024).

"Kepedulian mereka sangat berharga dalam mencegah potensi bahaya yang dapat mengganggu perjalanan kereta api," lanjut Daniel melansir Kompas.com (grup suryamalang).

Baca juga: Persahabatan Ashanty dan Benny Laos Baru Chat WA kini Meninggal, Istri Anang Nangis Kenal 10 Tahun

Mbah Jamin dan Mbah Sarmo lansia menyelamatkan kereta api dari rel putus dapat banyak hadiah
Mbah Jamin dan Mbah Sarmo lansia menyelamatkan kereta api dari rel putus dapat banyak hadiah (KOMPAS.com/Muchamad Dafi Yusuf)

Untuk itu, Daniel mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menjaga keselamatan jalur kereta api serta perlintasan sebidang kereta api dengan jalan raya.

"Mari bersama-sama kita tingkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan perjalanan kereta api," ucap dia.

Daniel juga meminta masyarakat agar segera melaporkan setiap gangguan atau potensi bahaya yang ditemukan kepada petugas KAI.

"Selama ini KAI Daop 4 Semarang telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan di sekitar jalur rel kereta api maupun di perlintasan sebidang kereta," jelas Daniel.

Menurut Daniel, dengan kerja sama antara KAI dan warga masyarakat, keselamatan perjalanan kereta api diharapkan dapat terus terjaga.

"Ini demi kelancaran transportasi dan kenyamanan penumpang," imbuh Daniel.

Dalam unggahan Instagram Bupati Blora, Arief Rohman, Mbah Sarmo bercerita kronologi kejadian. 

Sarmo adalah orang pertama yang menyadari ada rel putus di jalur hulu Km 57+1 antara Stasiun Doplang dan Stasiun Randublatung.

Baca juga: Nasib Syamyudin Pencipta Lagu Inul Daratista Kini Jadi Pengamen, Dulu Karyanya Dibeli Rp 15 Ribu

Dua lansia viral menyelamatkan Kereta Api (KA) dari rel putus
Dua lansia viral menyelamatkan Kereta Api (KA) dari rel putus (Youtube Harian Surya)

Menggunakan Bahasa Jawa, Mbah Sarmo mengatakan pada sore itu baru saja selesai dari ladang untuk mencari ketela pakan lembu atau sapi. 

Sarmo yang pernah bekerja untuk proyek kereta api akhirnya sadar jika ada yang tak beres pada jalur rel tersebut.

Di sini, Mbah Sarmo buru-buru menitipkan sepedanya ke rumah tetangganya yang disebutnya bernama Mbah Giman.

Kemudian, Mbah Sarmo bergegas memanggil Mbah Jamin berlari sekuat yang mereka bisa dengan niat mencari petugas perawatan kereta.

Sayangnya, di jalur rel melengkung, KA 132A Dharmawangsa Ekspres terlihat kereta akan melintas. 

Dengan spontan, Mbah Jamin mengibarkan kaus merah yang dikenakannya sebagai tanda peringatan bahaya kepada masinis.

Lansia dari Desa Pengkoljagong, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora ini turut berteriak dengan harapan masinis KA 132A Dharmawangsa melihat.

Berbuah manis, masinis pun melihat sinyal bahaya yang diberikan oleh keduanya.

Masinis segera menarik tuas rem dan KA 132A berhasil berhenti tanpa melewati rel yang putus tadi.

Kemudian, Sarmo dan Jamin segera memberitahukan kejadian tersebut, lalu diteruskan oleh masinis ke Tim Pemeliharaan Prasarna Daop 4 Semarang.

Di hari yang sama juga, akhirnya rel berhasil diperbaiki dan bisa dilintasi lagi pada pukul 18.40 WIB.

KA 132A pun berhasil melewati jalur tersebut dengan aman berkat aksi heroik dua lansia kakak beradik ini.

Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> WhatsApp 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved