Senin, 13 April 2026

Berita Malang Hari Ini

Pemkab Malang Pacu Peningkatan Produksi Tebu, Tambah Perluasan Lahan Hingga Demplot

Upaya ini terus dilakukan hingga produksi tebu pada 2024 meningkat, dari 4 juta ton menjadi 4,2 juta ton.

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Lu'lu'ul Isnainiyah
Kabid Perkebunan Dinas TPHP Kabupaten Malang, Kholidah Masruroh 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemerintah Kabupaten Malang mengupayakan hasil produksi tebu terus meningkat.

Upaya ini terus dilakukan hingga produksi tebu pada 2024 meningkat, dari 4 juta ton menjadi 4,2 juta ton.

Kabid Perkebunan Dinas TPHP Kabupaten Malang, Kholidah Masruroh upaya yang dilakukan untuk meningkatkan produksi tebu di antaranya dengan memperluas areal lahan.

"Luasa lahan tebu 2024 ini naik. Dari 44 ribu hektar menjadi 47 ribu hektar," kata Kholidah ketika dikonfirmasi, Selasa (17/12/2024).

Kemudian, upaya lain yang dilakukan dengan melakukan rawat ratun atau memaksimalkan produksi tebu dengan perawatan.

"Ada lagi, tahun depan kita akan melakukan demplot tebu dari provinsi. Nah itu nanti, untuk perlakuannya memang khusus. Jadi memang pupuknya juga dimaksimalkan, baik pupuk organik maupun non organik nanti ke depan akan dijadikan acuan," tandasnya.

Demplot tebu, dikatakan Kholidah akan dilakukan di 3 hektar lahan.

Anggarannya dari Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur bekerjasama dengan Pabrik Gula Kebon Agung.

Mengapa PG Kebon Agung? Karena pabrik ini telah memprodukai pupuk organik yang berasal dari ampas tebu.

Tentunya, demplot memerlukan perlakuan khusus sesuai dengan SOP

"Kalau tanam 2025, mungkin hasilnya tahun depannya waktu giling bisa dilihat, produksinya gimana dengan perlakuan dem dengan yang tidak," urainya.(isn)

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved