Viral Cokelat Dubai Menjalari Kediri, Trirza Choco Rich Jual Cokelat dengan Harga Ramah di Kantong

Viral Cokelat Dubai Menjalari Kediri, Trirza Choco Rich Jual Cokelat dengan Harga Ramah di Kantong

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Isya Anshori
Cokelat Dubai buatan Trirza Choco Rich Kediri. 

Laporan Isya Anshori

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Fenomena viral di media sosial Cokelat Dubai membawa angin segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Kediri.

Salah satu pelaku UMKM yang sukses memanfaatkan tren ini adalah Trirza Choco Rich, lapak yang berjualan di kawasan sentra kuliner Simpang Lima Gumul (SLG) Kediri.

Sang owner Kartika Sari, warga Kecamatan Wates, ini berhasil menjual hingga 800 Cokelat Dubai setiap harinya.

Produk yang ia tawarkan menjadi favorit konsumen, baik dari Kediri maupun daerah sekitarnya seperti Blitar, Mojokerto, dan Jombang.

"Kami mulai memproduksi Cokelat Dubai sekitar tiga minggu lalu setelah melihat tren ini viral di TikTok."

"Respons konsumen luar biasa. Bahkan penjualannya jauh lebih tinggi dibandingkan produk lain yang pernah saya buat sebelumnya, seperti mochi dan sushi," kata Kartika kepada SURYAMALANG.COM, Senin (30/12/2024).

Baca juga: Cokelat Dubai Bikinan Mahasiswa-Mahasiswi Unesa dan UTM Cuma Dibanderol Rp 35 Ribu

Cokelat Dubai asli yang diproduksi oleh Fix Dessert Chocolatier di Dubai terkenal dengan bahan-bahan premium seperti pistachio krim dan knafeh khas Timur Tengah.

Namun, Kartika menciptakan versi lokal dengan bahan baku yang tersedia di Kediri, membuatnya lebih terjangkau tanpa mengurangi kualitas rasa.

"Untuk varian reguler, kami jual Rp 15.000 per pcs, sementara varian premium Rp 20.000. Pilihan rasanya ada matcha dan kacang."

"Kami pastikan rasa tetap nikmat meski menggunakan bahan lokal," jelas Kartika.

Dalam minggu pertama peluncuran, Kartika berhasil menjual sekitar 200 pcs Cokelat Dubai per hari.

Kini, jumlahnya meningkat hingga 800 pcs per hari, bahkan ada pesanan online yang dikirim ke luar Pulau Jawa.

Kartika memanfaatkan keahliannya di bidang tata boga untuk menciptakan produk yang mengikuti tren kuliner viral.

Sebelumnya, ia menjual berbagai makanan dan minuman, termasuk sari buah nanas khas Kediri. Namun, cokelat Dubai terbukti menjadi produk terlarisnya.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved