Menengok Aktivitas Klenteng Eng An Kiong Kota Malang Jelang Imlek 2025

Jelang Imlek 2025 puluhan warga keturunan Tionghoa menggelar sembahyang Song Shen di Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang

Penulis: Purwanto | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
Umat tionghoa melakukan sembahyang Song Shen jelang Imlek 2025 atau Tahun Ular di Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang, Jawa Timur, Kamis (23/1/2025). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Jelang Imlek 2025 puluhan warga keturunan Tionghoa menggelar sembahyang Song Shen di Klenteng Eng An Kiong, Kota Malang pada Kamis (23/1/2025).

Sembahyangan Song Shen tersebut sebagai bentuk ucapan terima kasih kepada Dewa yang telah mencatat amal perbuatan manusia.

Selain itu juga menghantarkan Dewa pergi ke langit untuk melaporkan amal perbuatan manusia kepada Tuhan.

"Song Shen itu sembahyang mengantarkan dewa-dewi ke langit, setelah disembahyangi lalu dibersihkan," terang David Kurniawan salah satu pengurus Kelenteng Eng An Kiong.

David berharap jika Imlek 2025 atau tahun Ular ini selalu diberi banyak berkah.

"Kita semua berharap di Imlek tahun ini atau tahun Ular kita diberi banyak berkah dan dihindarkan dari hal yang kurang baik," jelas David.

"Di tahun yang akan datang kita juga berharap semakin lebih baik khususnya untuk warga Malang dan untuk Indonesia lebih makmur," tambahnya.

Usai sembahyang, para pengurus Klenteng dan umat membersihkan rupang atau patung dewa.

"Usai sembahyang kita lanjut membersihkan patung dewa. Pertama kita membersihkan patung dewa utama atau Dewa Bumi," urai David.

David menuturkan jika umur patung dewa utama itu sama umurnya dengan Klenteng Eng An Kiong yakni 200 tahun.

"Patung dewa utama yang kita bersihkan ada yang berumur 200 tahun, sama dengan awal mula Klenteng ini berdiri," tuturnya.

David menambahkan untuk momentum puncak Imlek di Kelenteng Eng An Kiong nanti hanya akan melakukan sembahyang saja.

Menurutnya untuk atraksi Barongsai dan Wayang Potehi baru akan diselenggarakan pada momen Cap Go Meh dan setelahnya.

"Barongsai nanti di Cap Go Meh, kalau di acara Imleknya cuma sembahyang bersama saja. Untuk Wayang Potehi akan di selenggarakan setelah Cap Go Meh," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved