Pertikaian Suami dan Istri di Probolinggo Butuh Biaya Mahal, Harus Mengorbankan Rumah yang Terbakar

Pertikaian Suami dan Istri di Probolinggo Butuh Biaya Mahal, Harus Mengorbankan Rumah yang Terbakar

Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Ahsan Faradisi
Kondisi rumah yang terbakar di Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Rabu (22/1/2025). Kebakaran dipicu konflik rumah tangga antara suami dan istri. 

Laporan Ahsan Faradisi

SURYAMALANG.COM, PROBOLINGGO - Kebakaran rumah buntut konflik rumah tangga terjadi di Kabupaten Probolinggo.

Pembakaran rumah dilakukan oleh seorang istri setelah bertengkar dengan suaminya sendiri di Kecamatan Gending.

Rumah yang dibakar pada Rabu (21/1/2025) sore itu diketahui milik Pasangan Suami Istri (Pasutri) Adianto (31) dan Siti Hotijah (30) warga Desa Pesisir, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo.

Mereka sudah tiga tahun menjalani rumah tangga.

Kepala Desa (Kades) Pesisir, Sanemo mengatakan, pihaknya masih belum mengetahui permasalahan keluarga yang membuat keduanya bertengkar sampai akhirnya terjadi pembakaran rumah.

"Hanya saja menurut informasi sementara, saat bertengkar istrinya itu keluar dari rumah lalu beli bensin."

"Awalnya hanya mengancam sambil lalu menyiram bensinnya ke kursi tamu dan memegang korek api," kata Sanemo kepada SURYAMALANG.COM.

Namun, lanjut Sanemo, saat istrinya mengancam dan sambil menyalakan korek api seketika api langsung menyambar yang kemudian merembet ke mana-mana hingga beberapa perabotan rumah ikut terbakar.

"Barang-barang di dalam rumah yang terbakar seperti televisi, ranjang, kasur dan barang-barang lainnya, plafon juga serta tembok luar juga ada hitam bekas kebakaran," ungkap Sanemo.

Sementara Kapolsek Gending AKP Sugeng Harianto menjelaskan, pembakaran rumah itu dilakukan tanpa ada kesengajaan setelah Pasutri pemilik rumah ada permasalahan keluarga sehingga berujung cekcok.

"Sudah kami mintai keterangan masing-masing dan juga sudah datang ke lokasi kejadian."

"Kejadiannya sore, kami dapat laporan langsung mendatangi TKP," ujar AKP Sugeng.

Beruntungnya, menurut mantan Kapolsek Bantaran dan Pajarakan itu, akibat kejadian itu tidak ada korban jiwa.

Hanya saja, suami dan istri pemilik rumah mengalami luka bakar dan saat ini masih dalam perawatan.

"Setelah sadar kalau api merembet, keduanya dan anak angkatnya langsung menyelamatkan diri."

"Tapi baik itu suami dan istri pemilik rumah mengalami luka bakar dan saat ini dirawat di Puskesmas Gending," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved