Ekonomi

Said Abdullah: Pertumbuhan Ekonomi Tinggi dan Berkualitas di Era Presiden Prabowo, Mungkinkah?

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Sumber Daya, Said Abdullah mengungkapkan sejak 2013 hingga 2024 pertumbuhan ekonomi Indonesia berkutat di level 5 %.

Editor: iksan fauzi
Yusron Naufal Putra
PERTUMBUHAN EKONOMI: Ketua DPP Bidang Sumber Daya sekaligus Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Said Abdullah dalam suatu acara 2024. Said Abdullah memberikan analisa terkait pertumbuhan ekonomi di era Presiden Prabowo Subianto bisa tinggi dan berkualitas. 

Ia menjelaskan model kebijakan ekonomi yang memberikan insentif ekonomi bagi kalangan atas, oleh Hirschman diyakini akan memberikan spillover effect positif. 

Asumsi ini mengandaikan, bila perekonomian kelas atas tumbuh karena berbagai kemudahan akan membuka lapangan kerja baru.

Namun, menurut Said, pilihan kebijakan seperti ini menyisakan masalah.

Sebab laju pertumbuhan ekonomi kelas atas yang mendapat insentif jauh lebih besar dibandingkan golongan menengah bawah. 

Menengah bawah hanya menerima rembesan ekonomi yang terbatas.

Ia menyebut angka statistik membuktikan angka rasio gini Indonesia tergolong tinggi dengan menjalankan model kebijakan trickle down effect.

Rasio gini di akhir orde baru mencapai 0.33, dan kritikus ekonomi saat itu sudah membunyikan suara kesenjangan sosial di masyarakat tinggi. 

"Pasca-orde baru hingga kini, rasio gini tidak pernah turun di bawah 0.33. Bahkan pernah mencapai 0.437 di tahun 2013," beber Said Abdullah

Ia mengatakan sepuluh tahun terakhir rasio gini di Indonesia di rentang 0,38 hingga 0,40.

"Artinya kesenjangan sosial masih tinggi," katanya.

Said menambahkan pembuktian kedua, bisa menggunakan analisa Thomas Piketty.

Analisa Thomas Piketty itu tentang ketidaksetaraan terjadi bila kekayaan privat berkembang lebih cepat dari pendapatan nasional. 

Data credit Suisse, 2022 menunjukkan 66,8 persen penduduk Indonesia dewasa memiliki kekayaan di bawah 10 ribu USD.

Rinciannya, kelompok sebesar 2 persen penduduk, dengan kekayaan antara 100 ribu sampai 1 juta USD.

Sedangkan sebanyak 0,1 persen penduduk dewasa dengan kekayaan di atas 1 juta USD. 

Halaman
1234
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved