Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UB Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan Saat Magang Kuliah

Mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Brawijaya (UB) dilindungi BPJS Ketenagakerjaan saat magang kuliah, kegiatan MBKM dan KKN

SURYAMALANG.COM/DOKUMEN FISIP UB
DILINDUNGI BPJS KETENAGAKERJAAN - iDekan Fisip UB Prof Anang Sujoko dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang , Zulkarnain Mahading setelah penandantanaganan kerjasama, Kamis (6/2/2025).Mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Brawijaya mendapat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan saat melakukan aktifitas magang, MBKN dan KKN. Namun mahasiswa tidak perlu membayar preminya karena sudah dibayarkan prodi. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Mahasiswa prodi Ilmu Pemerintahan Fisip Universitas Brawijaya (UB) dilindungi BPJS Ketenagakerjaan saat magang kuliah, melaksanakan kegiatan MBKM dan KKN.

Hal itu karena sudah ada kerjasama dengan BPJS di program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan segmen Bukan Penerima Upah (BPU). Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan seperti Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.


Pihak BPJS akan memberikan layanan perawatan medis sesuai ketentuan perundang-undangan jika terjadi kecelakaan kerja yang terjadi pada mahasiswa Prodi Ilmu Pemerintahan.

Mahasiswa sendiri tidak akan membayar untuk program ini karena sudah diambilkan dari dana prodi Ilmu Pemerintahan UB.

Menurut Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Malang, Zulkarnain Mahading, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian akan diberikan kepada pengguna selama jam kerja mulai datang hingga pulang dari kantor pekerja.

" Peserta juga akan mendapat Jaminan kecelakaan kerja hingga Rp 112 juta jika terjadi cacat total hingga Jaminan Kematian dengan nominal yang sudah ditentukan,” kata dia dalam rilis humas Fisip UB, Jumat (7/2/2025). 

Ketua Pusat Sistem Informasi dan Kehumasan FISIP UB, Tia Subekti SIP MA mengungkapkan Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP UB berupaya untuk memberikan jaminan keamanan bagi seluruh mahasiswa yang melaksanakan kegiatan magang di berbagai instansi di beberapa kota di Indonesia. 

“Hal ini dilakukan untuk meminimalisir adanya risiko dari aktivitas pekerjaan yang mereka lakukan selama magang berlangsung. Dengan begitu kita di prodi juga merasa tenang karena ini salah satu dari tanggungjawab kami kepada orang tua mahasiswa,” jelasnya. Kerjasama akan berlangsung selama lima tahun. Sylvianita Widyawati
---
Keterangan foto

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved