Pertamina Oplos Pertamax dan Pertalite

Setelah Ahok Siap Diperiksa Kejagung, PDIP Usulkan Pertamina Beri Pertamax Gratis ke Konsumen

Mantan Komisaris Utama PT Pertamina  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan siap jika diperiksa oleh Kejagung terkair korupsi PT Pertamina.

Penulis: Frida Anjani | Editor: Frida Anjani
Kolase Tribunnews
KORUPSI PERTAMINA - Mantan Komisaris PT Pertamina Ahok (KIRI) menyatakan siap dipanggil Kejagung soal kasus Pertamax oplosan. 

SURYAMALANG.COM - Mantan Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina  Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menyatakan siap jika diperiksa oleh Kejagung terkair korupsi PT Pertamina oplos Pertalite jadi Pertamax.

Sementara itu, pihak PDIP usulkan Pertamina beri Pertamax gratis ke konsumen sebagai bentuk ganti rugi sudah menjual Pertamax oplosan.

Sebelumnya di platform X (dulunya Twitter), nama mantan Gubernur DKI Jakarta itu pun bahkan sempat trending sejak beberapa waktu yang lalu.

Pembelaan terhadap Ahok dalam kasus Pertamina oplos Pertalite jadi Pertamax ini pun datang dari partainya, PDIP.

Sekadar diketahui, penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) menaksir kerugian negara dalam kasus Pertamina oplos Pertalite jadi Pertamax mencapai Rp 968,5 triliun.

Pengoplosan yang dilakukan para petinggi PT Pertamina Patra Nigara yang dipimpin Direktur Utama Riva Siahaan kongkalikong dengan delapan orang lainnya itu berlangsung dari 2018 hingga 2023. 

Dukungan PDIP kepada Ahok disampaikan oleh Juru Bicara PDIP, Chico Hakim.

Chico membeberkan Ahok sangat antusias memberikan keterangan kepada penyidik Kejagung jika diperlukan dalam kasus dugaan korupsi di Pertamina oplos Pertalite jadi Pertamax itu.

MEGAKORUPSI PERTAMINA - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
(KANAN) mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) jadi pembicara di acara A3 Offline pada (4/8/2024). Gedung Pertamina di Jakarta (KIRI). Kini Ahok berpeluang diperiksa Kejagung atas kasus megakorupsi di Pertamina periode 2018-2023 saat dirinya masih menjabat.
MEGAKORUPSI PERTAMINA - Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok (KANAN) mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) jadi pembicara di acara A3 Offline pada (4/8/2024). Gedung Pertamina di Jakarta (KIRI). Kini Ahok berpeluang diperiksa Kejagung atas kasus megakorupsi di Pertamina periode 2018-2023 saat dirinya masih menjabat. (DOK. Pertamina/Instagram @basukibtp)

Chico menyampaikan itu ketika dimintai tanggapan dugaan penggiringan opini dari sejumlah pihak yang menyebut Ahok terlibat dalam masalah tata kelola minyak mentah dan produk olahan minyak di Pertamina.

Ia mengungkapkan Ahok akan memanfaatkan kesempatan jika nanti penyidik Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) memanggilnya.

Tujuannya, kata Chico, Ahok akan membantu penegakan hukum.

"Justru Pak Ahok sangat bersemangat untuk hadir apabila memang ada panggilan dari Kejaksaan," ujar Chico saat dihubungi pada Minggu (2/3/2025).

Chico menilai Ahok adalah sosok yang memiliki kredibilitas, integritas, dan pendirian moral jauh lebih tinggi dibandingkan dengan pihak-pihak yang mengembuskan opini negatif tentangnya.

Selain itu, PDIP sebagai partai tempat Ahok bernaung juga menjunjung tinggi supremasi hukum serta penindakan yang transparan.

"Tidak tebang pilih, transparan, dan tidak mengada-ada," tambah Chico.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved