Hikmah Ramadan
Puasa Menjadikan Manusia Terbaik
Jadi puasa yang berkualitas adalah puasa lahir dan batin . Dan puasa yang berkualitas inilah yang bisa menjadi manusia terbaik .
Oleh : Dr KH M Sudjak MAg , Ketua 1 MUI Jawa Timur
Makna puasa:
Secara lughatan (etimologis) dalam bahasa Arab puasa itu As-Shaum/ As Shiyam yakni Al imsak yaitu menahan atau mencegah
Secara istilah (terminologis) puasa yaitu menahan/mencegah dari hal-hal yang membatalkan puasa makan minum dan hubungan seksual suami istri mulai dari terbitnya Fajar sampai dengan terbenamnya matahari, disertai dengan niat dan syarat-syarat tertentu.
Pertanyaannya adalah puasa yang bagaimana yang bisa menjadikan manusia terbaik itu?
Jawabannya adalah puasa yang berkualitas yaitu puasa lahir dan batin.
Puasa lahir: puasa/ menahan makan, minum, hubungan seksual suami/istri, dan memelihara anggota badan mulai dari ujung rambut sampai dengan ujung kaki dari perbuatan maksiat dan hal-hal yang tidak berguna.
Puasa batin: menjaga hati dan pikiran dari hal-hal yang bisa mengotorinya seperti iri dengki, hasut, bersuudzon, dan lain-lain.
Jadi puasa yang berkualitas adalah puasa lahir dan batin .
Dan puasa yang berkualitas inilah yang bisa menjadi manusia terbaik .
Lalu siapakah manusia terbaik itu? manusia terbaik menurut Allah sesuai yang telah tertua di dalam FirmanNya yakni di dalam Alquran surat surat al-hujarat ayat 13 “Inna akromakum indallahi atqokum” sesungguhnya yang Paling mulia di antara kalian menurut Allah ialah yang paling mulia antara kalian jadi orang yang terbaik adalah orang yang paling taqwa kepada Allah manusia terbaik menurut Alquran mempunyai 5 karakter yaitu:
1. Karakter Dermawan suka membantu berinfak baik dalam keadaan lapang maupun dalam kesempitan. (Al-Imran Ayat 134)
ٱلَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي ٱلسَّرَّآءِ وَٱلضَّرَّآءِ
2. Karakter tidak suka marah. (Al-Imran Ayat 134)
وَٱلۡكَٰظِمِينَ ٱلۡغَيۡظَ
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Dr-KH-M-Sudjak-MAg-Ketua-1-MUI-Jawa-Timur.jpg)