Mudik Lebaran 2025

Kondisi Lalu Lintas di Malang H-4 Jelang Lebaran Idul Fitri, Volume Kendaraan Tol Singosari Landai

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo menyampaikan, secara periodik jumlah kendaraan yang masuk maupun keluar dari arah tol masih naik turun.

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/LULUUL ISNAINIYAH
TOL SINGOSARI LANDAI: Kondisi gerbang tol Singosari terpantau landai, Selasa (26/3/2025). H-4 lebaran belum terjadi lonjakan arus lalu lintas di wilayah Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Kondisi lalu lintas di wilayah kabupaten Malang H-4 menjelang Hari Raya Idul Fitri 2025 terpantau normal.

Volume kendaraan di wilayah Kabupaten Malang memasuki masa mudik ini bisa dikatakan masih fluktuatif. 

Pantauan di gerbang tol Singosari, kendaraan yang masuk maupun keluar terpantau landai, Rabu (26/3/2025).

Kapolres Malang, AKBP Danang Setiyo menyampaikan, secara periodik jumlah kendaraan yang masuk maupun keluar dari arah tol masih naik turun.

"Di arus mudik ini, jumlah kendaraan yang masuk maupun keluar belum menunjukkan adanya peningkatan volume yang signifikan," kata Danang dalam kunjungannya ke Pos Pelayanan (Posyan) Karanglo, Kecamatan Singosari untuk memimpin pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2025, Rabu (26/3/2025).

Sementara itu, Kasatlantas Polres Malang, AKP Widyagana Putra Dhirotsaha memprediksi adanya peningkatan arus mudik lebaran akan terjadi pada H-3 lebaran.

"Sampai saat ini masih belum ada peningkatan," ujar Gana ketika dikonfirmasi.

Selain itu, diprediksi akan terjadi lonjakan volume kendaraan menuju ke arah Batu pada H+1 dan H+2 lebaran.

Dikatakannya, akan ada warning apabila terjadi peningkatan volume kendaraan.

Jika ada peringatan, petugas Operasi Keselamatan Semeru akan menerapkan pola tertentu, terutama di gerbang tol Singosari maupun Pakis.

Arus lalu lintas dikatakan terjadi kepadatan apabila jumlah volume kendaraan mencapai 16 ribu kendaraan per hari. 

Biasanya, peningkatan ini terjadi di jam-jam tertentu.

"Itu bisa dilihat mulai pukul 09.00 WIB sampai 11.00 WIB itu angkanya konstan di angkar 1.100 sampai 1.200 per jam yang dinyatakan ramai," jelasnya.

Kemudian, masuk pukul 13.00 WIB hingga 14.00 WIB belum ada peningkatan yang signifikan karena di jam 12.00 WIB masyarakat istirahat untuk menjalankan ibadah salat.

"Kalau hari ini masih 500-600 per jam. Belum ada peningkatan dan masih normal," tukasnya.(isn)

 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved