Korban Longsor Pacet Mojokerto

Evakuasi Bangkai Mobil Longsor Pacet-Cangar Dipercepat, Instruksi Gubernur Demi Cegah Trauma

Apabila dua kendaraan korban tidak segera dievakuasi, maka dikhawatirkan dapat membuat keluarga yang bersangkutan trauma jika melihatnya.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
HANCUR: Tim SAR gabungan saat berupaya mengevakuasi mobil Toyota Innova yang ditumpangi 7 korban tewas asal Sidoarjo, dari lokasi tebing longsor di jalur Cangar-Pacet, pada Selasa (8/4/2025). 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Tim SAR gabungan segera mengevakuasi 2 bangkai mobil korban longsor di jalur Cangar-Pacet, kawasan Tahura Raden Soerjo, Jawa Timur.

Kendaraan korban perlu secepatnya dievakuasi dari lokasi longsor, untuk menghilangkan trauma bagi keluarga korban maupun warga yang nantinya melewati jalan tersebut.

Baca juga: Gubernur Khofifah Tinjau Lokasi Longsor di Cangar, Akan Pasang Terasering Bronjong Setinggi 70 Meter

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Timur, Satrio Nurseno mengatakan, sesuai instruksi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat meninjau lokasi longsor, meminta Tim SAR agar dua kendaraan korban segera dievakuasi.

"Ibu gubernur memberikan arahan kepada kami, untuk segera mengevakuasi 2 unit kendaraan yang tertimbun longsor," ucap Satrio di lokasi tebing longsor Cangar-Pacet, Selasa (8/4/2025).

Ia mengungkapkan, apabila dua kendaraan korban tidak segera dievakuasi, maka dikhawatirkan dapat membuat keluarga yang bersangkutan trauma jika melihatnya.

"Dengan pertimbangan jika 2  kendaraan tidak segera dievakuasi, dapat menganggu atau berdampak terhadap psikis untuk keluarga korban maupun masyarakat. Jadi harus segera dievakuasi agar setidaknya trauma akan segera hilang," jelasnya.

Menurut Satrio, proses evakuasi dua kendaraan korban dengan prosedur ketat dan, safety untuk seluruh petugas di lokasi longsor.

Pihaknya intensif berkoordinasi dengan BMKG untuk memastikan cuaca di wilayah atas Pacet, atau kawasan Tahura Raden Soerjo yang tidak menentu dan cenderung diguyur hujan saat siang dan sore.

Dari pengamatan di lokasi, kondisi cuaca di wilayah atas tidak menentu, di lokasi longsor mendung sedangkan posko di Rest Area Sendi diguyur hujan.

"Kita dibantu juga oleh BMKG untuk prakiraan cuaca di lokasi longsor dan, cuaca dari pagi sampai siang tidak sampai menganggu proses  evakuasi maupun pembersihan material longsor," ungkap Satrio.

Dirinya menargetkan, evakuasi dua mobil korban longsor akan dilakukan secepatnya dan jika tidak ada kendala cuaca hujan maka akan selesai sekitar dua hari ke depan.

"Kita pastikan secepatnya untuk mengevakuasi dua mobil dari lokasi longsor," pungkasnya.

 

Jalur Cangar-Pacet Ditutup Hingga Batas Waktu Yang Belum Ditentukan

Jalur Cangar-Pacet ditutup selama proses evakuasi kendaraan korban dan pembersihan material longsor.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved