Info Malang

SOSOK Raden Adipati Ario Singgih Djojoadiningrat, Suami RA Kartini Berperan Bangun Emansipasi Wanita

Sosok RA Kartini dikenal luas sebagai pelopor emansipasi wanita Indonesia. Suaminya, Raden Adipati Ario Singgih Djojoadiningrat ikut berperan.

Editor: iksan fauzi
dok Wikimedia Commons
PERAN SUAMI RA KARTINI : Foto RA Kartini dan suaminya, Raden Adipati Ario Singgih Djojoadiningrat. Suami RA Kartini kala itu menjabat sebagai Bupati Rembang ke-7. 

SURYAMALANG.COM | MALANG - Sosok RA Kartini dikenal luas sebagai pelopor emansipasi wanita Indonesia.

Di balik perjuangannya, ada sosok sang suami, Raden Adipati Ario Singgih Djojoadinigrat yang ikut berperan.

RA Kartini menikah dengan Raden Adipati Ario Singgih Djojoadinigrat pada 12 November 1903.

Dalam budaya Jawa saat itu, pernikahan berarti akhir dari kebebasan intelektual perempuan.

Namun, tidak demikian halnya dengan pernikahan RA Kartini.

Alih-alih memadamkan semangat perjuangan RA Kartini, suaminya justru menjadi jembatan mewujudkan cita-cita dengan membuka sekolah bagi kaum perempuan.

Dikutip dari Wikipedia, suaminya Raden Adipati Djojoadinighrat (Bupati Rembang ke 7) memberi kebebasan dan mendukung RA Kartini mendirikan sekolah wanita.

Sekolah itu berdiri di sebelah timur pintu gerbang kompleks kantor Kabupaten Rembang.

Sekolah yang didirikan ini menjadi tonggak penting dalam sejarah pendidikan perempuan pribumi di masa kolonial.

Baca juga: SOSOK RA Kartini Pahlawan Emansipasi Wanita, Sejarah & Makna Hari Kartini Diperingati Tiap 21 April

HARI KARTINI - Sosok Raden Ajeng Kartini merupakan seorang pahlawan emansipasi wanita.
HARI KARTINI - Sosok Raden Ajeng Kartini merupakan seorang pahlawan emansipasi wanita. (Istimewa)

Keberadaan sekolah itu merupakan wujud nyata dari pemikiran RA Kartini yang ingin perempuan mendapatkan pendidikan yang setara.

Raden Adipati Ario Singgih Djojoadinigrat bukan sekadar pemimpin administratif sebagai Bupati Rembang ke-7 pada 1889 hingga 1912.

Dia juga seorang pemimpin yang mampu melihat pentingnya peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Meskipun RA Kartini adalah istri keempatnya, Raden Adipati Ario Singgih Djojoadinigrat tidak meminggirkan perempuan seperti yang lazim terjadi dalam budaya patriarki kala itu.

Pernikahan RA Kartini dengan Bupati Rembang itu justru membuka jalan untuk lebih leluasa merealisasikan cita-cita, terutama dalam mendirikan sekolah untuk kaum perempuan.

Dari pernikahan mereka, lahirlah seorang putra bernama Soesalit Djojoadningrat pada 13 September 1904.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved