Beruta Jombang

'KOIN UNTUK IBU MASRUROH' Tagihan Listrik PLN Rp 12,7 Juta Gugah Nurani PKL Jombang Galang Urunan

Aksi Serikat Pedagang Kaki Lima (Spekal) Kabupaten Jombang menggalang ' koin untuk ibu masruroh' agar bisa bayar tagihan listrik PLN Rp 12,7 juta.

Editor: iksan fauzi
SURYAMALANG.COM/Anggit Pujie Widodo
KOIN UNTUK IBU MASRUROH : Pedagang di Kabupaten Jombang yang tergabung dalam Spekal melakukan aksi galang dana di Taman RTH Kebonrojo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Jumat (25/4/2025). Solidaritas pedagang bantu Masruroh dengan mengumpulkan uang recehan. 

Fattah juga mengkritisi PLN agar tidak sembarangan mendenda pelanggan. Pasalnya apa yang terjadi kepada Masruroh juga kerap dialami warga kecil lainnya. Terlebih, ada tuduhan jika Masruroh mencuri listrik. 

"Kami tetap menggalang dana dan kalau perlu kami uang nanggung, dan kami bayar ke PLN. Nanti akan kami hitung jumlahnya berapa untuk membantu Bu Masruroh," ungkapnya.

Nasib pilu menimpa Masruroh, janda penjual gorengan asal Dusun Blimbing, Desa Kwaron, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang. Ia kaget karena tagihan listrik dari PLN mencapai Rp 12,7 juta. 

Tidak hanya itu, Masruroh juga dituduh mencuri listrik selain tagihan yang mencapai belasan juta rupiah itu.

Tuduhan itu sudah dilayangkan pihak PLN sejak tahun 2022 silam.

Tagihan itu ia ketahui melalui pesan WhatsApp yang masuk langsung ke ponselnya. 

Janda anak satu yang kini hidup sendiri itu menyebut ia tidak mengetahui kenapa bisa mendapat tagihan listrik PLN mencapai belasan juta.

Terlebih, nama dalam tagihan tersebut tercatat atas nama mendiang ayahnya yakni Naif Usman. 

Ayahnya sendiri sudah wafat sejak tahun 1992 silam.

Selain tagihan listrik, ia juga terkejut karena dituduh mencuri listrik seperti yang dituduhkan oleh pihak PLN. 

Mengetahui hal itu, Masruroh terkejut dan kebingungan, ia mengaku tidak bisa membayar semua tagihan, terlebih ia hanya penjual gorengan keliling.

Baginya, tidak mungkin bisa melunasi tagihan yang jumlahnya sangat besar. 

"Saya bayar pakai uang apa? Uang dari mana saya bisa bayar sebanyak itu? Saya ini hidup dari jualan gorengan keliling saja," ucapnya saat dikonfirmasi awak media pada Kamis (24/4/2025). 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved