Kebakaran di Bojonegoro

Gudang Mebel Kayu Jati Milik Ali Gufron di Sukorejo Bojonegoro Terbakar, Kerugian 250 Juta

Kebakaran hebat terjadi pada gudang pengolahan mebel kayu jati milik H Ali Gufron (79), warga Desa Sukorejo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (28/4/2025).

Editor: iksan fauzi
SURYAMALANG.COM/ISTIMEWA
KEBAKARAN DI BOJONEGORO - Kebakaran hebat terjadi pada gudang mebel kayu jati milik H Ali Gufron (79), warga Desa Sukorejo, RT 14 RW 04, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (28/4/2025) dini hari. Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network Misbahul Munir

SURYAMALANG.COM | BOJONEGORO - Kebakaran hebat terjadi pada gudang pengolahan mebel kayu jati milik H Ali Gufron (79), warga Desa Sukorejo, RT 14 RW 04, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, pada Senin (28/4/2025) dini hari.

Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kejadian kebakaran ini.

Namun, kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkarmat Kabupaten Bojonegoro Ahmad Agus mengungkapkan, bahwa kebakaran gudang pengolahan kayu tersebut diperkirakan terjadi sekira pukul 01.30 WIB.

Pihaknya di Pos Kota menerima laporan pada pukul 02.10 WIB.

Tak butuh waktu lama, tim pemadam langsung bergerak menuju lokasi dan tiba di tempat kejadian pada pukul 02.14 WIB.

Dalam operasi pemadaman ini, lanjut Agus pihaknya mengerahkan lima unit truk pemadam, terdiri dari dua fire truck dari Pos Kota, satu fire truck dari Pos Sumberejo, serta dua unit water supply dari BPBD Bojonegoro.

"Sebanyak 14 personel dikerahkan dalam upaya memadamkan api. Kebakaran akhirnya berhasil dikendalikan total pada pukul 05.00 WIB," ujar Agus.

Menurutnya api cepat merambat dan melahap hampir seluruh bangunan yang banyak material mudah terbakar.

Akibatnya bangunan berukuran 8x20 meter beserta isinya, termasuk satu unit mobil penumpang, dua unit sepeda motor, serta bahan-bahan produksi mebel hangus terbakar.

"Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh aktivitas pembakaran sampah di belakang gudang," ungkapnya.

Meski gudang berikut isinya ludes terbakar.

Namun, kebakaran bisa dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan di sekitarnya.

Petugas berhasil menyelamatkan aset berharga lainnya berupa rumah permanen berukuran 7x25 meter lengkap dengan isinya, dengan estimasi nilai mencapai Rp 250 juta.

"Sementara total kerugian ditaksir mencapai Rp150 juta," tambahnya.

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved