Jumat, 8 Mei 2026

Kesehatan

Beras Hitam Kepanjen Malang Solusi bagi Penderita Kanker, Hasil Penelitian Guru Besar Unitomo

Saat rutin mengonsumsi beras hitam, rupanya penderita kanker tersebut tidak mengalami efek samping kemoterapi.

Tayang:
Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Yusron Naufal Putra
BERAS HITAM - Guru besar sekaligus dosen di Fakultas Pertanian Unitomo, Prof Dr Ir Fadjar Kurnia Hartati dalam konferensi pers di Hotel Oakwood Surabaya, Jumat (13/6/2025). Dalam kesempatan tersebut, Prof Fadjar mengungkapkan manfaat beras hitam untuk kesehatan, khusunya bagi penderita kanker 

Prof Fadjar menyebut, harga ini memang relatif mahal jika dibandingkan dengan beras putih.

"Tapi, kalau dibandingkan dengan manfaatnya itu murah," ucapnya. 

Perbedaan harga itu juga lantaran penanaman beras hitam berbeda dengan padi pada umumnya.

Sebab, masa penanaman beras hitam lebih panjang yakni sekitar 6 bulan hingga panen.

Berbeda dengan beras putih yang bisa panen 3 kali dalam setahun. 

Di Indonesia saat ini, sementara bibit beras hitam ada di Malang, Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Dalam budidayanya, beras hitam ini juga tidak bisa menggunakan pupuk kimia, tapi harus pupuk organik," teranngnya.
-----
Foto ; TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra


BERI PENJELASAN - Guru besar sekaligus dosen di Fakultas Pertanian  Unitomo, Prof Dr Ir Fadjar Kurnia Hartati dalam konferensi pers di Hotel Oakwood Surabaya, Jumat (13/6/2025). Dalam kesempatan tersebut, Prof Fadjar mengungkapkan manfaat beras hitam untuk kesehatan. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved