Kronologi Guru Sekolah Elite di Bekasi Resign Massal Diperlakukan Bak ART, Tutup, Murid Bingung
Kronologi guru sekolah di elite Bekasi resign massal merasa diperlakukan bak ART, murid bingung, orang tua kesal.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Mengingat akun email sekolah tersebut sudah diganti password, dan para guru tidak mengetahuinya.
"Kami juga sudah kehilangan akses untuk memberitahukan informasi kepada parents (orangtua murid), jadi kami tidak tahu-menahu lagi untuk memberitahukan hal tertentu kepada parents," tuturnya.
Baca juga: Nur Masruro Minta Tolong Agar Anaknya yang Putus Sekolah Dibantu, Pemkot Malang Butuh Strategi
Seperti diketahui, alasan para guru melakukan resign massal juga dikarenakan sejumlah faktor.
Salah satu contohnya, pemberian tugas oleh kepala yayasan kepada sejumlah guru yang dinilai di luar konteks pekerjaan.
Seorang guru di sekolah tersebut, Anisa Dwi Zahra menjelaskan Ia diminta membeli ayam goreng untuk diberikan kepada anak pemilik yayasan.
Tempat ayam goreng tersebut dijual juga cukup jauh dari lokasi sekolah.
"Saya juga pernah disuruh membeli ayam fried chicken jauh-jauh ke Jatiasih sedangkan fried chicken di sekitar sini (Bekasi Utara) kan juga ada” tutur Anisa, Senin (16/6/2025).
”Saya sudah komplain, kenapa harus beli jauh-jauh, terus dari pihak yayasan tidak tahu alesannya apa, akhirnya saya jalan," lanjutnya.
Meski tidak menampik kerap diberikan uang lebih, tapi Anisa tetap menyampaikan keberatan.
"Dapet uang bensin, tapi sangat keberatan karena jauh sih, jarak dari sini ke tempat ayamnya itu emang lumayan kan," ucapnya.
Sementara guru lainnya, Raihan Tri Wahyudi mengaku juga mengalami nasib serupa.
Setiap hari sebelum bekerja, Raihan diminta ke rumah pemilik yayasan dahulu untuk mengantar anak-anak pimpinannya itu berangkat sekolah.
"Setiap hari sebelum saya bekerja, harus ke rumah beliau (Pemilik yayasan) untuk mengantar anak-anaknya berangkat sekolah," tegas Raihan.
Baca juga: FENOMENA Pendidikan di Kota Malang : Sekolah Swasta Kian Diminati, Sekolah Negeri Terancam Merger
Meski sangat keberatan, namun Raihan sulit untuk menolak perintah tersebut.
"Untuk biaya tambahan saya cuma dapat gaji selama kerja di kantor sebagai staff education tapi saya bekerja kebanyakan di rumah beliau (Pemilik yayasan) yaitu mengantar anak-anaknya ke sekolah, ke les, dan belanja itu saya," pungkas Raihan.
Murid Jadi Korban, Orang tua Kesal
Bukti Pelanggaran di Kafe Nenek Endang Klaten Putar Liga Inggris, Vidio Tegas Denda Rp115 Juta |
![]() |
---|
Terlihat Sejak Awal Azizah Salsha Ngaku Tak Mau Nikah Muda Anti Diatur-atur Ayah Bantah Perjodohan |
![]() |
---|
Prakiraan Cuaca Malang dan Kota Batu Hari Ini Kamis 28 Agustus 2025, Hujan-Berawan Dingin 16-17°C |
![]() |
---|
Berita Arema FC Hari Ini Populer: Alasan Rekrut Agusti Ardiansyah, 2 Sosok Pengganti Achmad Maulana |
![]() |
---|
WEJANGAN Andre Rosiade ke Pratama Arhan Sebelum Sang Mantu Gugat Cerai Azizah Salsha |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.