Nasional
Kenangan Said Abdullah : Selamat Jalan Guru Bangsa, Kwik Kian Gie
Teringat dalam kenangan momen itu, Pak Kwik dengan cakapnya mengulas persoalan-persoalan ekonomi bangsa.
Pak Kwik kalah dalam keputusan ini, namun beliau tetap berdiri dengan kepala tegak.
Dalam sebuah cerita lain, pada tahun 2004, Ibu Mega yang saat itu menjabat sebagai Presiden memerintahkan Pak Kwik selaku Kepala Bappenas untuk mengelola sendiri Blok Migas di Cepu dari Exxon Mobil (EM) yang berposisi sebagai Technical Assitance Contract (TAC) yang akan berakhir tahun2005.
Pak Kwik bersama Pertamina membuat konsep kontrak kerjasama operasi di mana EM nantinya menjadi subordinat Pertamina.
Desain ini sangat memberi nilai ekonomi yang besar bagi bangsa, namun belum terimplementasi, masa pemerintahan Ibu Mega berakhir.
Tidak sejengkal pun kita ragu atas nasionalismenya Pak Kwik, beliau meneruskan jalan pikiran Bung Karno dan Bung Hatta, yang menginginkan ekonomi kita sebagai bangsa bisa mandiri.
Oleh sebab itu, beliau selalu memberi perhatian besar tentang bagaimana sumber daya alam dikelola, dan bagaimana cara mengelolanya.
Selamat Jalan Pak Kwik.
Kami keluarga besar PDI Perjuangan kehilangan atas kepergianmu.
Semoga Tuhan Yang Maha Esa menempatkan Pak Kwik ke tempat yang terhormat.
Lantunan doa senantiasa kami panjatkan mengiringi ruhmu di alam keabadian.
| Pemprov Jatim Fasilitasi Ribuan Warga di Jakarta untuk Pulang Kampung Gratis |
|
|---|
| Dahlan Dahi CEO Tribun Network Raih PWI Awards 2026, Dinilai Tulus dan Ikhlas Rajut Perbedaan |
|
|---|
| Korban Tewas Banjir Sumatera Mencapai 1135 Orang, Rumah Rusak 157838 Unit, Data per 25 Desember 2025 |
|
|---|
| Datang Langsung ke Aceh, Gubernur Khofifah Salurkan Bantuan Jawa Timur Peduli Senilai Rp 3,8 Miliar |
|
|---|
| Perkuat Hubungan Dagang, Gubernur Khofifah Gelar Silaturahmi Masyarakat Sulteng Asal Jatim |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Kwik-Kian-Gie-meninggal-dunia.jpg)