Bus Trans Jatim Malang Raya
Bus Trans Jatim Malang Raya Hadirkan Lagi Penumpang Angkot, Kadishub Nyono: Memang Begitu Tujuannya
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, menegaskan kehadiran Trans Jatim Koridor I Malang Raya mendapatkan antusiasme masyarakat
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Dyan Rekohadi
Ringkasan Berita:
- Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menyatakan antusias masyarakat sangat tinggi pada bus Trans Jatim Malang Raya koridor I.
- Operasional bus Trans Jatim Malang Raya diklaim mampu mengangkat kembali jumlah penumpang angkutan kota.
- Salah satunya yang menjadi ramai dan terasa danpak positifnya adalah angkot di kawasan Kota Batu.
SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur menyatakan operasional bus Trans Jatim Malang Raya mampu mengangkat kembali jumlah penumpang angkutan kota.
Efek positif kehadiran Trans Jatim Malang Raya bagi angkot itu disebutkan telah terlihat di kota Batu.
Baca juga: Kehadiran Trans Jatim Koridor Malang Raya Bikin Denyut Kehidupan Terminal Landungsari Mulai Bangkit
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur, Nyono, menegaskan kehadiran Trans Jatim Koridor I Malang Raya mendapatkan antusiasme masyarakat yang luar biasa.
Kehadiran Trans Jatim dikatakan Nyono turut membangkitkan transportasi umum lokal di daerah sebagai angkutan feeder.
Salah satunya yang menjadi ramai dan terasa adalah angkot di kawasan Kota Batu.
“Alhamdulillah sekarang angkot di Kota Batu jadi ramai sejak ada Trans Jatim Koridor I Malang Raya. Masyarakat yang wisatawan terbantu mengakses trans jatim dengan memanfaatkan angkot yang ada,” tegas Nyono, Sabtu (29/11/2025).
Menurutnya, Trans Jatim memang bukan dirancang untuk mematikan angkot, melainkan menjadi pengumpan utama yang memastikan angkot tetap mendapatkan limpahan penumpang.
“Dan memang begitu tujuannya. Trans Jatim itu ibarat pipa air besar. Kalau pipa besarnya berisi dan mengalir, otomatis pipa-pipa kecil ikut teraliri,” tegas Nyono.
Ia menjelaskan, pipa besar itu adalah Trans Jatim yang berjalan dengan dukungan anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Dengan arus penumpang yang terus mengalir, maka feeder-feeder seperti angkot dipastikan mendapatkan rezeki baru.
“Air di pipa besar itu tidak berhenti karena anggaran Trans Jatim terus mengalir. Jadi feeder angkot akan ikut terisi dan bergerak,” tambahnya.
Baca juga: Antusias Masyarakat Tetap Tinggi Naik Bus Trans Jatim Malang Raya di Terminal Kota Batu
Terminal Kota Batu Bergeliat Lagi
Dengan sinergi yang mulai terbentuk, Terminal Kota Batu kini menjelma menjadi simpul transportasi yang tak hanya mengangkut orang, tetapi juga harapan.
Harapan bahwa transportasi publik bisa hidup berdampingan, saling menguatkan, dan membawa manfaat langsung bagi warga serta pelaku pariwisata di Kota Batu.
Hal senada juga disampaikan Staf Bidang Angkutan Dishub Jatim, Tio Alam Firmansyah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ANGKOT-DI-TERMINAL-KOTA-BATU.jpg)