Kota Batu
Gelar Rapat di Kota Batu, Gubernur Jatim Khofifah Komitmen Kuatkan Layanan Dasar
Gubernur Khofifah Indar Parawansa merapatkan barisan Pemprov Jatim dengan menggelar Rapat Pleno di RSUD Karsa Husada Kota Batu
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Gubernur Khofifah Indar Parawansa merapatkan barisan jajaran Pemprov Jatim dengan menggelar Rapat Pleno di RSUD Karsa Husada Kota Batu
- Gubernur Khofifah menegaskan rapat pleno menjadi kegiatan penting bagaimana menyinkronkan sekaligus mengevaluasi perjalanan 2025
- Tak hanya evaluasi, ini juga merupakan momentum Pemprov Jatim menyiapkan rencana strategis di tahun 2026
SURYAMALANG.COM, BATU - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, merapatkan barisan jajaran Pemprov Jatim dengan menggelar Rapat Pleno di RSUD Karsa Husada Kota Batu, Sabtu (3/1/2026).
Gubernur Khofifah menegaskan rapat pleno menjadi kegiatan penting bagaimana menyinkronkan sekaligus mengevaluasi perjalanan 2025.
Tak hanya evaluasi, ini juga merupakan momentum Pemprov Jatim menyiapkan rencana strategis di tahun 2026.
“Hari ini kita bisa menyinkronkan dan sekaligus melakukan evaluasi di perjalanan 2025 serta menyiapkan semua prediksi mitigasi serta arah pembangunan Jawa Timur di tahun 2026,” kata Khofifah Indar Parawansa.
Ia menilai, dari perjalanan Pemprov Jatim tahun 2025, tentu ada tantangan maupun kendala seperti realisasi belanja modal.
Untuk itu, dirinya optimis hal tersebut harus dievaluasi lewat inward looking atau outward looking.
“Artinya inward looking, ke dalam ini apa yang kita harus berbenah, kalau outward looking bagaimana ke depan kita bisa melakukan realisasi belanja lebih signifikan dan lebih berdampak,” tambahnya.
Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Resmikan Revitalisasi 38 SMA/SMK dan SLB se-Malang Raya
Ia menekankan, pentingnya realisasi lebih signifikan dengan hasil yang juga signifikan supaya kebermanfaatan bisa dirasakan masyarakat lebih luas lagi.
Pemprov dikatakan Khofifah memiliki kemampuan untuk melakukan realisasi lebih signifikan supaya hasilnya lebih berdampak. Di tengah efisiensi, semua harus disesuaikan.
“Proses penyesuaian ini saya rasa bisa disinergikan dengan maksimalisasi koordinasi dengan Kementerian terkait."
"Semua program pembangunan betul-betul jemput bola lebih signifikan."
"Harus pro aktif mengkomunikasikan antara Bupati Walikota dan Kementerian terkait,” ungkapnya.
Mengenai prioritas pembangunan 2026, Gubernur Khofifah menyebut, indikator-indikator pembangunan semua bisa dilakukan telaah serta berbagai upaya, ikhtiar lewat program untuk pencapaian target kemanfaatan yang bisa langsung dirasakan masyarakat.
“Untuk arah kebijakan pembangunan Jatim tahun 2026, akan diutamakan pada penguatan pelayanan dasar."
"Hal tersebut meliput bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sosial,” tegas Khofifah.
| Tertibkan Pengelolaan Aset, Pemkot Batu Ajukan Ranperda Barang Milik Daerah |
|
|---|
| DPRD Kota Batu Soroti Tingginya Angka Kunjungan Wisata, Tapi Tak Sebanding dengan Perolehan Pajak |
|
|---|
| Miras Oplosan yang Tewaskan 2 Orang di Kota Batu Dikirim ke Labfor, 1 Orang Dirawat Intensif |
|
|---|
| Tragedi Miras Oplosan di Kota Batu, 2 Orang Meninggal Dunia dan 1 Orang dalam Perawatan |
|
|---|
| Seleksi Sekda Kota Batu, 6 Orang Dinyatakan Lolos dan 4 Orang Tersingkir, Simak Daftar Namanya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Gubernur-Khofifah-Indar-Parawansa-menggelar-Rapat-Pleno-di-RSUD-Karsa-Husada-Kota-Batu.jpg)