Kamis, 7 Mei 2026

Kota Batu

Gelar Rapat di Kota Batu, Gubernur Jatim Khofifah Komitmen Kuatkan Layanan Dasar

Gubernur Khofifah Indar Parawansa merapatkan barisan Pemprov Jatim dengan menggelar Rapat Pleno di RSUD Karsa Husada Kota Batu

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
RAPAT PLENO - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menggelar Rapat Pleno di RSUD Karsa Husada Kota Batu, Sabtu (3/1/2026). Khofifah komitmen kuatkan layanan dasar meliput bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sosial. 

Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, BATU - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, merapatkan barisan jajaran Pemprov Jatim dengan menggelar Rapat Pleno di RSUD Karsa Husada Kota Batu, Sabtu (3/1/2026).

Gubernur Khofifah menegaskan rapat pleno menjadi kegiatan penting bagaimana menyinkronkan sekaligus mengevaluasi perjalanan 2025.

Tak hanya evaluasi, ini juga merupakan momentum Pemprov Jatim menyiapkan rencana strategis di tahun 2026.

“Hari ini kita bisa menyinkronkan dan sekaligus melakukan evaluasi di perjalanan 2025 serta menyiapkan semua prediksi mitigasi  serta arah pembangunan Jawa Timur di tahun 2026,” kata Khofifah Indar Parawansa.

Ia menilai, dari perjalanan Pemprov Jatim tahun 2025, tentu ada tantangan maupun kendala  seperti realisasi belanja modal.

Untuk itu, dirinya optimis hal tersebut harus  dievaluasi lewat inward looking atau outward looking.

“Artinya inward looking, ke dalam ini apa yang kita harus berbenah, kalau outward looking bagaimana ke depan kita bisa melakukan realisasi belanja lebih signifikan dan lebih  berdampak,” tambahnya.

Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Resmikan Revitalisasi 38 SMA/SMK dan SLB se-Malang Raya

Ia menekankan, pentingnya realisasi lebih signifikan dengan hasil yang juga signifikan supaya kebermanfaatan bisa dirasakan masyarakat lebih luas lagi.

Pemprov dikatakan Khofifah memiliki kemampuan untuk melakukan realisasi lebih signifikan supaya hasilnya lebih berdampak. Di tengah efisiensi, semua harus disesuaikan.

“Proses penyesuaian ini saya rasa bisa disinergikan dengan maksimalisasi koordinasi dengan Kementerian terkait."

"Semua program pembangunan betul-betul jemput bola lebih signifikan."

"Harus pro aktif mengkomunikasikan antara Bupati Walikota dan Kementerian terkait,” ungkapnya.

Mengenai prioritas pembangunan 2026, Gubernur Khofifah menyebut, indikator-indikator pembangunan semua bisa dilakukan telaah serta berbagai upaya, ikhtiar lewat program untuk pencapaian target kemanfaatan yang bisa langsung dirasakan masyarakat.

“Untuk arah kebijakan pembangunan Jatim tahun 2026, akan diutamakan pada penguatan pelayanan dasar."

"Hal tersebut meliput bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan sosial,” tegas Khofifah.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved