Jumat, 24 April 2026

Iftar Ramadan Menu Nusantara Malang

Burning Bar, Cafe di Perbatasan Malang-Batu, Panorama Indah nan Sejuk Cocok buat Ngabuburit dan Buka

Burning Bar, Cafe di Perbatasan Malang-Batu, Panorama Indah nan Sejuk Cocok buat Ngabuburit dan Buka

Penulis: Dya Ayu | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
INSTAGRAMABLE - Burning Bar, cafe di jalan Gunung Banyak, Jurangrejo, Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, menyuguhkan hawa sejuk dan panorama indah. 

Ringkasan Berita:
  • Tempat nongkrong kekinian dengan panorama alam yang indah ada di Burning Bar, di Jalan Gunung Banyak, Jurangrejo, Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu
  • Burning Bar juga cocok dijadikan spot ngabuburit saat Ramadan nanti
  • Cafe yang berdiri di lahan seluas 1500 meter persegi itu kini jadi salah satu primadona kopian jujukan anak muda dari Malang Raya maupun Surabaya dan sekitarnya

SURYAMALANG.COM, KOTA BATU - Burning Bar, cafe di perbatasan Kota Batu-Malang, tepatnya di Jalan Gunung Banyak, Jurangrejo, Songgokerto, Kecamatan Batu, Kota Batu, menyuguhkan hawa sejuk dan panorama indah.

Cafe yang berdiri di lahan seluas 1500 meter persegi itu kini jadi salah satu primadona kopian jujukan anak muda dari Malang Raya maupun Surabaya dan sekitarnya.

Di sini pengunjung dapat langsung beradu pandang dengan pegunungan maupun perbukitan hijau, disertai semilir angin dan konsep cafe yang Instagramable.

Dengan menu andalan berbahan dasar bahan pangan nabati, yakni kentang, ketela dan pisang, cafe ini menjadi salah satu tempat nongkrong di Malang Raya dengan menu simpel, namun memiliki makna mendalam.

Yang menarik dari bahan baku makanan yang dijual di sini ialah bahan-bahan tersebut didapat dari hasil panen petani lokal yang ada di Kota Batu dan Malang.

Spot Indah untuk Ngabuburit

Untuk itu, cafe ini cocok untuk dijadikan tempat tempat bersantai maupun ngabuburit sembari menunggu adzan magrib saat Ramadan.

Salah satu Founder Burning Bar, Satrio Tri Cahyono atau yang akrab disapa BangSat mengatakan, khusus untuk bulan Ramadan, Burning Bar buka lebih sore dibanding hari biasa.

Hari biasa buka pukul 13.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB, sedangkan saat Ramadan buka pukul 15.00 WIB dan tutup pukul 22.00 Wib.

“Khusus Ramadan kami ada menu paket, ada tambahan kurma."

"Sedangkan untuk menu andalan tetap kentang, ketela dan pisang yang manis-manis cocok untuk buka puasa."

"Jadi menu-menu itu nanti kami tambah varian variasi kurma."

"Sehingga kental dengan nuansa-nuansa Ramadan,” kata Satrio kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (5/2/2026).

Baca juga: Alun-Alun Merdeka Kota Malang Bisa Jadi Pilihan Favorit Ngabuburit saat Ramadan

Sedangkan untuk minuman, selain ada perkopian yang bahan baku kopinya juga dari petani lokal Malang, di Burning Bar memiliki minuman andalan berupa teh yang cocok disajikan dengan kentang, ketela dan pisang.

“Untuk minuman di momen Ramadan ini kami ada teh rempah yang bisa disajikan dingin maupun hangat."

"Kami juga melayani menu masakan nusantara tapi by request."

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved