Gresik
Petaka Serbuk Mercon di Driyorejo Gresik: Dua Anak Luka Bakar Usai Injak Tumpahan Petasan
Niatnya berjalan di desa, namun berujung petaka. Dua bocah di Driyorejo, Gresik, harus dilarikan ke RS Randegansari setelah terkena semburan api.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Ringkasan Berita:
- Peristiwa ini terjadi di Jalan Desa Randegansari, Driyorejo, sekira pukul 18.30 WIB.
- Saat itu, kedua korban sedang berjalan dan menemukan tumpahan serbuk mercon di jalanan.
- Mereka kemudian menutupi serbuk tersebut menggunakan sarung dan batu.
- Namun, saat MA menginjak tumpukan tersebut, serbuk mercon seketika terbakar dan menyemburkan api yang mengenai tubuh keduanya.
SURYAMALANG.COM, GRESIK - Insiden memilukan menimpa dua orang anak di bawah umur di wilayah Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.
Kedua korban, yakni AA (13) dan MA (12), terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah terkena kobaran api dari serbuk petasan yang mereka temukan di jalanan desa pada Jumat (20/3/2026) malam.
Baca juga: Dua Pelajar di Udanawu Blitar Terluka Bakar saat Merakit Petasan di Musala, Tiba-tiba Meledak
Kapolsek Driyorejo, Kompol Musihram, mengonfirmasi kedua korban kini tengah menjalani perawatan medis akibat luka bakar di beberapa bagian tubuh.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, luka bakar yang dialami keduanya cukup serius dan tersebar di beberapa titik vital.
"Korban AA mengalami luka di muka dan tangan. Korban MA mengalami luka di muka dan dada lanjut kedua kaki," ungkap Musihram, Minggu (22/3/2026).
Kronologi Peristiwa
Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam sekira pukul 18.30 WIB, saat kedua korban AA dan MA sedang berjalan di jalan desa Randegansari.
Keduanya menemukan tumpahan serbuk mercon di jalan, dan kemudian oleh kedua korban serbuk tersebut ditutupi dengan sarung dan ditutup dengan batu, kemudian diinjak oleh MA.
Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Produksi Mercon Ilegal di Pamekasan, Ribuan Petasan Disita
Seketika itu, serbuk mercon terbakar dan mengeluarkan api sehingga mengenai kedua korban.
Akibat insiden tersebut, kedua anak di bawah umur itu harus segera mendapatkan bantuan profesional.
Kompol Musihram menjelaskan langkah evakuasi langsung dilakukan sesaat setelah kejadian untuk meminimalisir dampak luka yang diderita.
"Kedua korban mengalami luka bakar dan dibawa ke RS Randegansari Driyorejo guna penanganan medis," imbuh Musihram.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com
| Dalang SK ASN Palsu di Gresik Diduga Orang Dalam Tipu 14 Korban, Palsukan Tanda Tangan Kepala BKPSDM |
|
|---|
| BKPSDM Gresik Usut Tuntas Mafia Rekrutmen ASN: 9 Korban Setor hingga Rp150 Juta Tanpa Tes, SK Bodong |
|
|---|
| Skandal SK ASN Palsu Gegerkan Pemkab Gresik, Korban Setor Rp70 Juta hingga Rp150 Juta demi Jadi PNS |
|
|---|
| Polemik Dugaan Peluru Nyasar TNI Menimpa Siswa SMP Gresik: Laporan Ibu Korban Ditindak DPRD |
|
|---|
| 5 Maling Trafo PLN Menyamar Pakai Rompi Petugas Diringkus, Jual Hasilnya Rp 14 Juta ke Madura |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Petaka-Serbuk-Mercon-di-Driyorejo-Gresik-Dua-Anak-Luka-Bakar-Usai-Injak-Tumpahan-Petasan.jpg)