Surabaya
Imigrasi Surabaya Ringkus Pria India Gegara Overstay 248 Hari dan Diduga Telantarkan Anak
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Surabaya, Agus Winarto, mengatakan Surendran masuk ke Indonesia menggunakan Visa on Arrival
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Eko Darmoko
Saat ditemukan bersama anaknya di rumah kos, Surendran sempat menolak diamankan karena tidak ingin berpisah dengan anaknya.
Setelah dilakukan pendekatan persuasif dan mediasi, Surendran akhirnya bersedia datang ke Kantor Imigrasi pada 6 Mei 2026 untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil penelusuran UPTD PPA Sidoarjo mengungkap kondisi memprihatinkan yang dialami anak tersebut.
Anak diduga tidak memperoleh hak dasar secara layak, baik pendidikan maupun kebutuhan sehari-hari.
Selain tidak disekolahkan, anak itu disebut kerap meminta makanan kepada tetangga dan di masjid sekitar karena tidak mendapatkan asupan makanan yang layak.
Kondisi tersebut membuat warga sekitar prihatin hingga berupaya mencari keberadaan ibu kandung anak itu.
Tak hanya itu, Surendran juga diduga beberapa kali melontarkan ancaman kepada mantan istrinya beserta keluarga.
Ancaman tersebut bahkan disebut sempat direalisasikan.
Agus menegaskan, pihak Imigrasi tidak hanya menangani pelanggaran keimigrasian, tetapi juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan perlindungan terhadap anak tetap terpenuhi.
"Kami tidak hanya menangani aspek pelanggaran keimigrasian, tetapi juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perlindungan terhadap anak dapat terpenuhi secara maksimal,” ujarnya.
Di tengah proses hukum yang berjalan, anak tersebut akhirnya diserahkan kepada ibu kandungnya pada 11 Mei 2026 melalui koordinasi antara Imigrasi dan UPTD PPA Sidoarjo.
Agus memastikan koordinasi lintas instansi akan terus dilakukan agar hak dan perlindungan anak tetap terjamin setelah kasus tersebut ditangani.
“Kami pastikan koordinasi lintas instansi terus berjalan agar hak dan perlindungan anak tetap terjamin pascakejadian ini,” katanya.
Baca juga: Penyamaran Curanmor Surabaya Pakai Foto Tampan demi Gaet Cewek: Titip Beli Obat, Bawa Kabur Motor
| Dugaan Penyebab Kebakaran RSUD dr Soetomo dari Korsleting Lemari Es, Titik Api di Ruang Farmasi |
|
|---|
| Klarifikasi Korban Kebakaran RSUD dr Soetomo: Pasien Meninggal Gagal Organ, 4 Petugas Sesak Napas |
|
|---|
| Evakuasi Kebakaran RSUD dr Soetomo: Satu Pasien Dilaporkan Meninggal Dunia dan Satu Kritis |
|
|---|
| Kebakaran di Lantai 5 RSUD dr Soetomo Surabaya: Petugas Evakuasi Pasien ke Luar Gedung |
|
|---|
| Modus Kencan Curanmor di Surabaya: Perdaya Wanita Jombang Kenal Lewat Medsos, Gondol Motor Scoopy |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Pria-India-bernama-Surendran-Nithin-38-diamankan-imigrasi-surabaya.jpg)