Fasilitas Publik Malang Raya
Kondisi JPO Kota Batu dan Kabupaten Malang Lebih Bagus daripada Kota Malang
Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Batu dan Kabupaten Malang masih lebih bagus daripada JPO di Kota Malang.
SURYAMALANG.COM, BATU - Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Batu dan Kabupaten Malang masih lebih bagus daripada JPO di Kota Malang. Mayoritas JPO di tetangga Kota Malang tersebut masih berfungsi optimal.
Ada tiga JPO di Kota Batu, yaitu JPO depan Jatim Park 3 di Jalan Ir Soekarno, JPO depan Sekolah Al-Kitab di Jalan Ir Soekarno, dan JPO di depan RS Karsa Husada di Jalan Ahmad Yani. JPO-JPO ini masih berfungsi dan sering digunakan masyarakat untuk menyeberang.
JPO di depan Jatimpark 3 sering digunakan masyarakat untuk menyeberang dari Jatim Park 3 menuju menuju Wisata Edukasi Susu Batu dan tempat oleh-oleh yang berada di seberang Jatim Park 3, ataupun sebaliknya. JPO di depan Sekolah Al-Kitab sering digunakan siswa untuk menyeberang. Sedangkan JPO di depan RS Karsa Husada sering digunakan dokter atau keluarga pasien untuk berpindah dari gedung satu ke gedung seberangnya.
JPO-JPO itu dibangun karena selain untuk mempermudah saat menyeberang, ketiga lokasi ini khususnya yang berada di Jalan Ir Soekarno memang merupakan jalur cepat kendaraan. Sehingga akan lebih aman jika menyeberang menggunakan JPO.
"Di Kota Batu hanya ada tiga JPO yang semuanya dibuat oleh Jatimpark 3, Sekolah Al Kitab, dan RS Karsa Husada," kata Hendry Suseno, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (14/9).
Sementara itu, ada tiga JPO di Kabupaten Malang, yaitu JPO di depan Pasar Singosari, JPO di depan Markas Divisi Infanteri (Divif) 2 Kostrad Singosari, dan JPO di depan Pasar Lawang. Tiga JPO masih berfungsi secara optimal, dan sering digunakan warga untuk menyeberang jalan.
Kabid Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang, Deny Ferdiansyah mengatakan infrastruktur bagi pejalan kaki tersebut masih aktif sampai saat ini. Terutama JPO di depan Pasar Singosari yang merupakan askes vital bagi masyarakat.
"Bahkan JPO di depan Pasar Singosari itu sering digunakan daripada JPO di depan Pasar Lawang. Selain pasar, ada banyak perkantoran di sekitar JPO di depan Pasar Singosari itu. Jadi warga tidak perlu putar balik, dan lebih memilih parkir di seberang jalan kemudian menyeberang lewat JPO," imbuhnya.
Dishub Kabupaten Malang berencana merehabilitasi JPO Singosari pada tahun 2026 nanti. "Kami mengalokasikan dana sekitar Rp 100 juta untuk pemeliharaan JPO di depan Pasar Singosari," terangnya.(Dya Ayu/Lu'lu'ul Isnainiyah)
| Waktunya Pemeliharaan JPO Singosari, Dishub Kabupaten Malang Anggarkan Rp 100 Juta |
|
|---|
| JPO Kota Malang Gak Terawat, Warga Diimbau Tak Jalan Sendirian |
|
|---|
| Banyak Halte Mangkrak, DPRD Kota Malang Tunggu Program Bus Trans Jatim |
|
|---|
| Halte Mangkrak di Kabupaten Malang, PKL Mangkal mulai Sore sampai Malang |
|
|---|
| Imbas Angkot Malang Raya Tak Beroperasi Optimal, Halte Berubah Fungsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Jembatan-Penyeberangan-Orang-JPO-Jatim-Park-3-Jalan-Ir-Soekarno-Kecamatan-Junrejo-Kota-Batu.jpg)