Sabtu, 18 April 2026

Potret SPPG Malang Raya

Pelaksanaan MBG di Kabupaten Malang, Siswa Bisa Request Lauk

SPPG Sukosari melayani 3.161 penerima manfaat MBG untuk siswa mulai dari PAUD sampai SMA, dan posyandu.

Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Lu'lu'ul Isnainiyah
TURUNKAN ALAT MAKAN - Pekerja menurunkan alat makan di SPPG Desa Sukosari, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (3/10). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Umumnya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sudah memiliki daftar menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan dikirim ke sekolah.

Namun, siswa bisa request atau minta menu tertentu di luar menu yang telah ditetapkan oleh SPPG.

SPPG Sukosari melayani 3.161 penerima manfaat MBG untuk siswa mulai dari PAUD sampai SMA, dan posyandu.

"Rencananya kami akan membuat untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita sebanyak 247 penerima dan tambahan satu PAUD sebanyak 20 penerima. Berarti total penerima sebanyak 3.466 yang akan direalisasikan pada 13 Oktober," kata Chilmi Wahyudi, Kepala SPPG Sukosari kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (5/10).

SPPG yang berada di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang ini melayani MBG di sekitar SPPG, yaitu di Desa Sukosari, Desa Panggungrejo, Desa Bulupitu, dan Desa Ganjaran.

Penentuan ini sesuai peta geospasial di wilayah terdekat SPPG, atau jangkauannya tidak lebih dari 30 menit pengiriman.

Chilmi menyebutkan menu MBG mulai didistribusikan mulai pukul 07.00 WIB sampai 10.00 WIB. "Biasanya semua sudah terkirim sekitar pukul 09.15 WIB," tambahnya.

Alhi gizi yang menentukan menu makanan yang dikirim setiap Senin sampai Jumat. Biasanya ahli gizi membuat menu setiap minggu sekali untuk satu minggu selanjutnya.

"Kami ada evaluasi setiap Jumat untuk menyusun menu-menu yang akan digunakan mulai Senin. Menu yang dipilih pun sesuai dengan takaran ahli gizi pada standar B2SA (Beragan, Bergizi, Seimbang, dan Aman)," terangnya.

Chilmi memastikan setiap hari menu yang disajikan berbeda dan beragam. Dari beberapa menu yang disajikan, ada bebarapa yang kurang disukai oleh siswa PAUD dan TK, padahal menu ini wajib dalam MBG agar gizi terpenuhi dan seimbang.

Kadang ada siswa yang menuliskan permintaan menu di secarik kertas. SPPG pun sebisa mungkin memenuhi permintaan tersebut.

"Ada yang nulis surat untuk minta daging sapi. Kami realisasaikan berupa daging bistik, dan ternyata banyak yang suka. Llau ada yang memita ikan gurame, itu juga kami realisasikan sesuai kandungan gizi," urainya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved