Kota Malang
Mahasiswa Asing Warnai Wisuda ke-77 Unisma, Mantapkan Langkah Menuju World Class University
Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menggelar wisuda periode ke-77 yang dibagi menjadi tiga hari
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM, MALANG - Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menggelar wisuda periode ke-77 yang dibagi menjadi tiga hari, mulai tanggal 25 hingga 27 Oktober 2025.
Sebanyak 1.642 wisudawan resmi dikukuhkan sebagai lulusan. Yang menarik, ada 10 mahasiswa asing yang menjalani wisuda di Unisma.
Mereka berasal dari Thailand, Timor Leste, Brunei Darussalam, dan Sudan.
Wakil Rektor I Unisma, dr Hj Erna Sulistyowati MKes PhD mengatakan, kehadiran mahasiswa asing menjadi wujud nyata komitmen Unisma untuk go internasional.
Kampus ini memang memiliki program beasiswa internasional yang dibiayai secara mandiri oleh Unisma.
"Ini bagian dari peran Unisma dalam mencerdaskan masyarakat dunia."
"Mahasiswa luar negeri yang kuliah di sini juga menjadi jembatan untuk memperluas jejaring global," katanya.
Baca juga: Reuni Alumni PPMI di UB Malang, Pers Mahasiswa Harus Adaptif dan Tetap Kritis di Era Digital
Mahasiswa asing itu tersebar di berbagai fakultas. Dari Thailand, dua mahasiswa menempuh studi di Fakultas Agama Islam dan FKIP (Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia).
Lima mahasiswa asal Timor Leste berasal dari Teknik Sipil, Manajemen, dan Akuntansi.
Kemudian dua mahasiswa Sudan kuliah di Teknik Mesin dan Teknik Elektro.
Sedangkan satu mahasiswa Brunei Darussalam mengambil jurusan Akuntansi.
Erna mengatakan, banyaknya jumlah mahasiswa saat prosesi wisuda kali ini, membuat wisuda ini dibagi menjadi tiga hari.
Hari pertama untuk Fakultas Agama Islam, Hukum, dan Keguruan.
Hari kedua untuk Pertanian, MIPA, Kedokteran, dan Ekonomi dan Bisnis, dan hari ketiga untuk Peternakan, Teknik, Ilmu Administrasi, serta Pascasarjana.
"Setiap hari sekitar 550 wisudawan. Jumlah ini paling ideal agar acara tetap tertib dan khidmat," tambahnya.
| Guru Besar UWG : Kenaikan BBM Non Subsidi Bisa Menekan UMKM Lewat Biaya Logistik |
|
|---|
| UMKM Kota Malang Mulai Tertekan Akibat Harga BBM Naik, Daya Beli Melemah saat Harga Bahan Baku Naik |
|
|---|
| Antisipasi Inflasi Imbas Kenaikan BBM, Pemkot Malang Genjot Pasokan Pangan, Kerja Sama Antardaerah |
|
|---|
| Warga Gadingkasri Kota Malang Bareng BINUS University Sukses Dongkrak Nilai Jual Limbah Plastik |
|
|---|
| Rute Trans Jatim Malang–Kepanjen Segera Rilis Tahun Ini, Tarif Tetap Rp5.000 Jauh-Dekat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/wisuda-Universitas-Islam-Malang-Unisma-pada-Sabtu-25102025.jpg)