Kamis, 16 April 2026

Kota Malang

Pemkot Malang Siap Realisasikan Penataan Kabel Bawah Tanah pada 2026

Pemkot Malang menyatakan kesiapan untuk merealisasikan program ducting atau penanaman kabel utilitas ke dalam tanah pada 2026

Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Purwanto
SEMRAWUT - Tiang kabel milik sejumlah provider terpasang di kawasan Kayutangan, Kota Malang, Salasa (6/1/2026). Pemkot Malang menyatakan kesiapan untuk merealisasikan program penanaman kabel utilitas ke dalam tanah pada tahun 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkot Malang bakal merealisasikan program ducting atau penanaman kabel utilitas ke dalam tanah pada tahun 2026
  • Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan Pemkot Malang sudah mengarah pada kebijakan tersebut dan tinggal menunggu penguatan regulasi sebagai dasar pelaksanaan di lapangan
  • Langkah ini dilakukan untuk menata kabel-kabel udara yang selama ini dinilai semrawut dan mengganggu estetika kota

SURYAMALANG.COM, MALANGPemkot Malang menyatakan kesiapan untuk merealisasikan program ducting atau penanaman kabel utilitas ke dalam tanah pada tahun 2026.

Langkah ini dilakukan untuk menata kabel-kabel udara yang selama ini dinilai semrawut dan mengganggu estetika kota.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan Pemkot Malang sudah mengarah pada kebijakan tersebut dan tinggal menunggu penguatan regulasi sebagai dasar pelaksanaan di lapangan.

“Kami sudah mengarah ke sana. Tinggal regulasinya saja yang belum."

"Nanti bisa berbentuk Perda atau regulasi lainnya. Setelah itu tinggal implementasi,” ujar Wahyu Hidayat kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (6/1/2026).

Menurutnya, dari sisi kesiapan teknis, Pemkot Malang telah siap.

Penataan kabel nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan menetapkan kawasan-kawasan prioritas.

“Kesiapannya sudah. Tahapannya nanti kita tentukan kawasan prioritas dulu."

"Tinggal bagaimana skema pelaksanaannya, apakah dengan pihak ketiga, melalui CSR, atau menggunakan APBD,” jelasnya.

Baca juga: Rekap Operasi Lilin Semeru 2025 Kota Malang, Teguran Presisi untuk Pelanggaran Lalu Lintas Meningkat

Adapun kawasan yang menjadi prioritas utama adalah wilayah yang memiliki daya tarik tinggi bagi masyarakat dan wisatawan.

Salah satunya adalah Kayutangan Heritage, serta sejumlah jalan protokol di Kota Malang.

“Yang pasti kawasan yang menarik perhatian masyarakat, seperti Kayutangan Heritage dan jalan-jalan protokol, itu yang menjadi prioritas utama,” imbuhnya.

Wahyu Hidayat optimistis program ducting sudah bisa mulai direalisasikan pada tahun 2026. Namun, terkait anggaran, Pemkot Malang masih mengkaji skema pembiayaan yang paling efektif.

“Insya Allah 2026 sudah bisa kami lakukan. Untuk anggarannya, apakah nanti kerja sama dengan pihak ketiga, CSR, atau APBD, itu yang sedang kami siapkan,” katanya.

Sebagai langkah awal, Pemkot Malang juga telah mulai berkomunikasi dengan perusahaan-perusahaan penyedia layanan utilitas atau provider.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved