SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
RSUB - Rektor Universitas Brawijaya (UB) Malang Prof Widodo bersama Kedutaan Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Kementerian Kesehatan, dan Keduataan Besar Jerman untuk Indonesia saat meninjau langsung Infectious Disease Center (IDC) sebagai pusat layanan terpadu penyakit infeksi, sekaligus penguatan riset kesehatan publik di Rumah Sakit Universitas Brawijaya (RSUB) Kota Malang, Sabtu (10/1/2026).
Dr Viera menyebutkan bahwa IDC akan dikembangkan sebagai center of excellency dengan dukungan pendanaan dari program revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri.
Salah satu langkah strategis yang tengah disiapkan adalah pembangunan database penyakit infeksi, yang tidak hanya mencakup pasien RSUB, tetapi juga terintegrasi dengan sistem pelayanan kesehatan di Malang Raya hingga Jawa Timur.
"Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan seluruh sistem pelayanan kesehatan menjadi kunci, agar IDC ini menjadi bagian dari sistem layanan penyakit infeksi di Malang Raya dan Jawa Timur," tandasnya.