Sabtu, 18 April 2026

Kota Malang

Pemkot Malang Siapkan Penataan Splendid Jadi Solusi PKL dan Parkir Alun-Alun

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan penataan itu akan dikemas dalam konsep kawasan wisata terpadu yang terhubung dengan Kayutangan Heritage.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
PASAR SPLENDID - Kondisi Pasar Splendid di Kota Malang, Senin (12/1/2026). Pemkot Malang mewacanakan kawasan ini sebagai pusat PKL yang menampung pedagang dari Alun-alun Merdeka dan Kayutangan. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkot) Malang menyiapkan penataan kawasan Seplendid sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir di sekitar Alun-Alun dan Kayutangan Kota Malang.
  • Pemkot berencana merapikan pasar, bantaran sungai, hingga jalur penghubung agar kawasan tersebut mampu mengimbangi potensi wisata Kayutangan Heritage.
  • Bahkan, Pemkot membuka peluang pembangunan jembatan ekonomi yang menghubungkan Kayutangan Heritage dengan Splendid

 

SURYAMALANG.COM, MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menyiapkan penataan kawasan Seplendid sebagai salah satu solusi untuk mengatasi persoalan pedagang kaki lima (PKL) dan parkir di sekitar Alun-Alun dan Kayutangan Kota Malang.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan penataan itu akan dikemas dalam konsep kawasan wisata terpadu yang terhubung dengan Kayutangan Heritage.

“Untuk mengatasi persoalan PKL dan parkir di Alun-Alun, salah satu solusinya adalah penataan kawasan Splendid, termasuk pasar senggol. Akan kita tata ulang supaya lebih rapi dan punya daya tarik,” kata Wahyu, Senin (12/1/2026).

Baca juga: Pembentukan Koperasi Merah Putih di Kota Malang Tetap Berjalan Meski Terkendala Masalah Lahan


Menurutnya, kawasan di sepanjang sungai dekat Splendid saat ini terlihat kumuh dan belum tertata dengan baik.

Pemkot berencana merapikan pasar, bantaran sungai, hingga jalur penghubung agar kawasan tersebut mampu mengimbangi potensi wisata Kayutangan Heritage.

Bahkan, Pemkot membuka peluang pembangunan jembatan ekonomi yang menghubungkan Kayutangan Heritage dengan Splendid.

Kawasan ini nantinya akan terintegrasi dengan berbagai destinasi di pusat kota, seperti Tahura di belakang Balai Kota, Stasiun Kota Baru, Alun-Alun Bunder, hingga Alun-Alun Merdeka yang sedang direvitalisasi.

“Kalau semua sudah tersambung, wisatawan yang datang bisa menikmati heritage, pasar senggol, Tahura, Alun-Alun Bunder, sampai Alun-Alun yang sedang direvitalisasi. Ini jadi satu kesatuan destinasi,” ujarnya.

Baca juga: PKL Kayutangan Nilai Hukuman Sosial Bisa Jadi Efek Jera bagi Pelanggar

 

Relokasi PKL

Terkait PKL di sekitar Alun-Alun, Wahyu menegaskan komitmennya untuk menyediakan lokasi relokasi yang layak. 

Ia mengingatkan pernah berjanji akan melokalisir PKL agar tetap bisa berusaha tanpa mengganggu ketertiban kota.

“Kemarin kami sudah keliling bersama DPRD, kami akan tata. Harapannya PKL dan parkir tertata, wisatawan nyaman, masyarakat juga terfasilitasi,” katanya.

Selain penataan fisik, Pemkot juga akan menghidupkan kembali Taman Rekreasi Kota di belakang Balai Kota Malang yang lama tidak termanfaatkan.

Kawasan ini akan dikembangkan sebagai ruang rekreasi yang terhubung dengan jalur wisata sepanjang Sungai Brantas.

Baca juga: Pengembangan Wisata Heritage dari Kayutangan ke Splendid Perlu Memperhatikan Regulasi dan Sejarah

 

Jadwal Pertunjukan Seni

Tak hanya itu, Wahyu juga menyiapkan penguatan atraksi budaya. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved