Bus Trans Jatim Malang Raya
Koridor Bus Trans Jatim Malang Raya ke Kepanjen Terancam Batal Imbas Efisiensi
Penambahan koridor bus Trans Jatim Malang Raya yang rencananya ke Kepanjen, Kabupaten Malang berpeluang batal dilakukan.
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: iksan fauzi
Ringkasan Berita:
- Penambahan dua koridor bus Trans Jatim Malang Raya tahun ini terancam batal karena terkena efisiensi yang dilakukan pemerintah pusat.
- Dinas Perhubungan Jatim akan mengevaluasi tiket lanjutan bus Trans Jatim yang sebelumnya 2 jam, karena anggaran hanya cukup untuk operasional.
- Saat ini ada delapan koridor Bus Trans Jatim yang sudah beroperasi di wilayah Jatim
- Tahun 2026 rencananya ada penambahan 5 koridor, namun terancam gagal dilakukan.
SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Penambahan koridor bus Trans Jatim Malang Raya yang rencananya ke Kepanjen, Kabupaten Malang berpeluang batal dilakukan.
Pembatalan tersebut imbas dari dampak efisiensi anggaran oleh Pemerintah Pusat terhadap keuangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Pemprov Jatim).
Bus Trans Jatim Malang Raya hari ini masih ada satu koridor dari tiga koridor yang rencananya akan dibangun oleh Dinas Perhubungan Jatim.
Yakni melintasi sejumlah terminal dan halte yang ada di Kota Malang dan Kota Batu.
Pemerintah dan DPRD Kabupaten Malang beberapa waktu lalu sempat mengusulkan supaya Dinas Perhubungan Jatim membangun koridor bus Trans Jatim Malang Raya ke Kepanjen.
Mengingat, mobilitas masyarakat di sekitar Kepanjen juga kerap ke Kota Malang.
Kepala Dinas Perhubungan Jatim, Nyono mengungkapkan sempat ada rencana penambahan koridor untuk wilayah Malang Raya.
Itu karena, kata Nyono, terutama karena saat ini Bus Trans Jatim Malang Raya yang telah beroperasi baru satu koridor dari total tiga koridor perencanaan.
Ia mengatakan di wilayah Jatim saat ini ada delapan koridor Bus Trans Jatim yang sudah beroperasi.
Per hari, total Bus Trans Jatim melayani 23.000 orang penumpang di seluruh delapan koridor yang ada.
“Kami berupaya menambah koridor, tetapi itu masih bergantung pada perubahan kebijakan dan kondisi fiskal,” ujar Nyono dalam wawancara bersama SURYAMALANG.COM, Senin (19/1/2026).
Ia menambahkan, untuk kawasan Gerbangkertosusila masih kurang sekitar 3 koridor, sehingga untuk wilayah Jawa Timur masih dibutuhkan sekitar 5 koridor tambahan.
“Namun kondisi fiskal menurun, sehingga anggaran saat ini hanya cukup untuk operasional selama satu tahun,” bebernya.
Baca juga: Bus Trans Jatim Malang Raya Harus Jadi Pemicu Penguatan Transportasi Publik Lokal
Evaluasi tarif bus Trans Jatim
Ia mengatakan kondisi fiskal Pemprov Jatim menurun akibat kebijakan efisiensi pemerintah pusat menjadi tantangan tersendiri dalam upaya terus memberikan layanan publik.
Nyono menegaskan saat ini sedang menggodok untuk perubahan tarif layanan Bus Trans Jatim yang selama ini disubsidi APBD Jatim.
Sebagaimana diketahui, layanan Bus Trans Jatim ditarif cukup murah Rp 5.000 per dan masih bisa digunakan ulang dalam waktu dua jam.
Namun karena kondisi fiskal yang menurun, Dinas Perhubungan membuka opsi untuk perhitungan ulang untuk tarif Bus Trans Jatim.
“Masih kami godok. Yang jelas, karena fiskal menurun, kemungkinan ada pengurangan beberapa kemudahan layanan, terutama tiket lanjutan. Selama ini tiket lanjutan masih bisa digunakan dalam waktu dua jam, itu mungkin akan kami evaluasi,” tegas Nyono.
Tidak hanya itu, masih karena dampak fiskal yang menurun tahun ini Nyono memastikan belum akan menambah koridor baru untuk Bus Trans Jatim.
Anggaran tahun 2026 hanya untuk operasional Bus Trans Jatim.
Baca juga: Sebulan Beroperasi, Antusiasme Masyarakat Naik Bus Trans Jatim Koridor Malang Raya Tetap Tinggi
Bus Trans Jatim Malang Raya
Sebelumnya, operasional bus Trans Jatim di Kota Malang terbukti menarik minat wisatawan.
Dari pengamatan SURYAMALANG.COM, Jumat (6/12/2025), antusias wisatawan yang memanfaatkan bus Trans jatim Malang Raya tinggi.
Antusias tinggi itu terlihat dari banyaknya calon penumpang , terutama dari depan Stasiun Malang.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Malang, Widjaja Saleh Putra menerangkan, berdasarkan kajian sementara dari lapangan menunjukan terjadi peningkatan penumpang yang naik Trans Jatim.
Wisatawan yang datang menggunakan kereta api kebanyakan langsung naik bus Trans Jatim ke arah Kota Batu.
Widjaja mengatakan, bus Trans Jatim Malang Raya menjadi daya tarik tersendiri setelah operasionalnya dilakukan sejak 20 November 2025.
"Bus Trans Jatim banyak diminati dan bisa mengurangi potensi kemacetan karena warga beralih menggunakan transportasi umum daripada kendaraan pribadi," ujarnya, Jumat (26/12/2025).
Laporan yang ia terima saat ini menyebutkan, jumlah penumpang Trans Jatim telah mencapai sekitar 83 ribu orang.
Widjaja menambahkan, dalam delapan hari terakhir sejak mulai libur pada 22 Desember, minat masyarakat terhadap layanan ini terus meningkat.
Okupansinya mencapai 80 persen.
Dampak mulai beralihnya pemilik kendaraan pribadi ke transportasi umum mulai terlihat.
Widjaja Saleh Putra, menyebut kepadatan mobilitas saat ini bukan didominasi kendaraan roda dua, melainkan kendaraan roda empat.
Layanan transportasi publik Trans Jatim dinilai cukup membantu mengurangi kepadatan arus lalu lintas.
"Ini cukup membantu, masyarakat yang turun dari kereta mulai banyak memanfaatkan Trans Jatim,” ujar Widjaja.
Baca juga: Bus Trans Jatim Dorong Peningkatan Pariwisata dan Ekonomi Malang Raya
Wisatawan pilih transportasi Umum
Nurul, warga Surabaya yang berlibur ke Kota Malang mengaku sengaja menggunakan transportasi umum.
Biasanya ia menggunakan kendaraan pribadi.
Ia bersama anggota keluarga yang lain ramai-ramai naik kereta api turun di Stasiun Malang.
"Dari stasiun, kami liburan dulu ke Kayutangan. Lalu naik Trans Jatim ke Kota Batu," katanya.
Nurul mengatakan, memilih naik transportasi umum karena biayanya lebih murah.
Selain itu, menggunakan transportasi umum saat ini juga dianggap lebih nyaman dan aman.
"Jadi senang naik transportasi umum, selain murah juga enak karena nyaman," terangnya.
Saat ditemui di halte Kayutangan, Nurul sedang duduk menunggu bus Trans Jatim.
Ketika bus tersebut tiba, dia tidak bisa langsung masuk karena penumpang sudah penuh. Ia pun harus menunggu kedatangan bus selanjutnya.
"Memang lagi ramai penumpangnya. Jadi menunggu kedatangan bus selanjutnya," katanya.
bus Trans Jatim
bus Trans Jatim Malang Raya
Dinas Perhubungan
Nyono
Kota Malang
SURYAMALANG.COM
Kepanjen
| Angkutan Feeder Trans Jatim di Malang Belum Terealisasi, Organda Desak Pemkot Segera Bertindak |
|
|---|
| Naik Bus Trans Jatim Lebih Murah, Penumpang Bisa Turun di Batu Ekonomis Park |
|
|---|
| Daftar Destinasi Favorit Penumpang Bus Trans Jatim di Malang dan Kota Batu |
|
|---|
| Disparbud Kabupaten Malang Akan Optimalkan MTG untuk Sambut Bus Trans Jatim |
|
|---|
| Inilah Shelter Bus Trans Jatim Malang Raya yang Paling Banyak Jadi Tujuan Penumpang Naik dan Turun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Bus-Trans-JATIM-MALANG-iJEN.jpg)