Kamis, 30 April 2026

Kota Malang

Jembatan Sonokembang Dibangun dengan Dana Rp 5 Miliar, Pengerjaan Dilakukan Mulai Februari 2026

Jembatan Sonokembang Dibangun dengan Dana Rp 5 Miliar, Pengerjaan Dilakukan Mulai Februari 2026

Tayang:
Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
JEMBATAN SONOKEMBANG - Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto, Selasa (27/1/2026). DPUPRPKP Kota Malang akan segera membangun Jembatan Sonokembang baru, pengerjaan akan dilakukan pada bulan Februari mendatang. 

Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, MALANG -  Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang bakal segera membangun ulang Jembatan Sonokembang yang terletak di Jalan Simpang Sulfat Utara, Kecamatan Blimbing.

Sebelumnya, Jembatan Sonokembang mengalami kerusakan dan ambrol usai diterjang banjir pada 10 Oktober 2025 silam.

Dikarenakan keterbatasan anggaran, maka solusi sementara adalah memasang jembatan darurat bailey.

Kepala DPUPRPKP Kota Malang, Dandung Djulharjanto mengatakan, bahwa pembangunan Jembatan Sonokembang yang baru akan dikerjakan mulai Februari.

Serta dirancang lebih kuat dan lebih tahan lama dibandingkan sebelumnya.

Baca juga: Pengadaan Bianglala di Alun-alun Kota Batu Masih Terhalang Keterbatasan Anggaran

"Untuk konstruksi jembatan baru, kami rancang lebih tinggi dan lebih lebar dengan materialnya memakai beton precast."

"Sehingga, mampu meningkatkan daya tahan jembatan terhadap kondisi arus sungai dan beban kendaraan," jelasnya kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (27/1/2026).

Ia mengungkapkan, spesifikasi teknis Jembatan Sonokembang baru memiliki panjang 17 meter dan lebar 9 meter.

Kemudian, elevasi atau ketinggian jembatan naik satu meter disesuaikan dengan kondisi jalan dan sungai di bawahnya.

"Ketinggian jembatan akan disesuaikan dengan elevasi jalan. Selain itu, agar aliran sungai juga menjadi lebih lancar dan tidak mudah tersumbat sampah," ungkapnya.

Kemudian di sisi kanan dan kiri jembatan, nantinya juga akan tersedia jalur pejalan kaki selebar satu meter.

Sehingga, diharapkan dapat neningkatkan keselamatan dan kenyamanan bagi pejalan kaki yang melintas.

Butuh Dana Rp 5 Miliar

Untuk pembangunan Jembatan Sonokembang baru ini, akan menelan biaya sekitar Rp 5 miliar dengan mengambil anggaran dari APBD.

Terkait masa pengerjaan, diperkirakan akan berlangsung selama enam bulan.

"Mudah-mudahan, pekerjaan sudah bisa dilakukan mulai bulan depan atau bahkan minggu depan ini," tambahnya.

Selama proses pembangunan berlangsung, jembatan darurat bailey akan tetap terpasang dan difungsikan.

Ketika pembangunan sudah selesai dan siap dioperasikan, barulah jembatan bailey akan dibongkar.

"Jembatan bailey masih digunakan untuk menjaga kelancaran lalu lintas."

"Akan kami bongkar setelah jembatan yang baru telah dibangun dan layak dioperasikan," tandasnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved