Minggu, 26 April 2026

Harlah 1 Abad NU di Malang

Harmoni, Kantor GKJW Malang Jadi Tempat Transit Jemaah NU Menuju Mujahadah Kubro 1 Abad NU

Semangat toleransi antarumat beragama tampak di Kota Malang menjelang Mujahadah Kubro 1 Abad NU. Kantor Majelis Agung GKJW menjadi tempat transit.

|
SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
TRANSIT : Jemaah Muslimat NU transit di Kantor Majelis Agung GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Wilayah Jawa Timur di Jalan S Supriadi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Sabtu (7/2/2026) malam. Mereka akan menghadiri Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Stadion Gajayana Malang pada Minggu (8/2/2026). 

 

SURYAMALANG.COM | KOTA MALANG - Semangat toleransi antar umat beragama tampak nyata di Kota Malang menjelang Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU). 

Kantor Majelis Agung GKJW (Gereja Kristen Jawi Wetan) Wilayah Jawa Timur di Jalan S Supriadi, Kecamatan Sukun Kota Malang membuka pintu lebar sebagai tempat transit bagi ratusan jemaah Nahdliyin asal Surabaya sebelum menuju Stadion Gajayana, Sabtu (7/2/2026).

Ada puluhan bus jemaah dari Surabaya Raya dan sekitarnya yang tercatat singgah di lokasi tersebut.

Para jemaah cukup antusias saat menginjakkan kaki untuk transit di lokasi ini.

Perjalanan jauh dari Surabaya menuju Malang terobati dengan sejumlah fasilitas yang telah disiapkan oleh pengurus GKJW di Malang.

Para jemaah bisa beristirahat, sembari menikmati konsumsi gratis dan toilet yang telah disediakan.

Koordinator PIC Jemaah Kecamatan Sukomanunggal Surabaya, Muhammad Thoriq, menyebutkan bahwa Kantor Majelis Agung GKJW menjadi titik transit sementara sebelum rombongan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke lokasi mujahadah.

"Seluruhnya yang sudah terkonfirmasi dari Surabaya ada 21 bus. Kami transit dulu di Kantor Majelis Agung GKJW Wilayah Jawa Timur Kota Malang sebelum nantinya kami akan berangkat dari sini jalan kaki ke Stadion Gajayana," ujar Thoriq.

Menurutnya, sambutan hangat dari GKJW menjadi bukti nyata bahwa peringatan 1 Abad NU bukan hanya milik warga Nahdliyin semata, melainkan juga dirayakan dalam semangat kebersamaan lintas iman.

"Ini bukti bahwa kegiatan NU tidak hanya disambut oleh jamaah NU saja, tapi saudara-saudara kita yang lain juga ikut andil,"

"Di Surabaya kami juga menjaga toleransi, dan di Malang kami merasakannya langsung," imbuhnya.

Thoriq menjelaskan, proses komunikasi hingga penggunaan lokasi transit tersebut terjalin melalui koordinasi antara pengurus PCNU Kota Surabaya dengan pihak GKJW.

Jemaah yang berangkat berasal dari 31 kecamatan di Surabaya, masing-masing diorganisasi oleh koordinator kecamatan.

Meski bersifat transit, fasilitas yang disediakan dinilai cukup membantu jemaah. 

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved