Selasa, 9 Juni 2026

Kota Malang

Gelombang Arus Mudik Mulai Terasa di Kota Malang, Terminal Arjosari dapat Tambahan Armada Bus

Gelombang Arus Mudik Mulai Terasa di Kota Malang, Terminal Arjosari dapat Tambahan Armada Bus

Tayang:
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
ARUS MUDIK - Terminal Arjosari Kota Malang menyambut kedatangan pemudik Lebaran 2026, Minggu (15/3/2026). Pengelola terminal mengatakan sejumlah perusahaan otobus telah mengajukan permintaan penambahan unit kendaraan untuk melayani pemudik. 

Ringkasan Berita:
  • Aktivitas mudik Lebaran 2026 mulai terasa padat di Terminal Arjosari, Kota Malang
  • Pada pekan ini, 21 perusahaan otobus telah mengajukan tambahan armada ke pengelola Terminal Arjosari
  • Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari, Mega Perwira Donowati menerangkan, masing-masing PO telah mengajukan tambahan armada minimal dua unit bus

SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG - Terminal Arjosari, Kota Malang, akan mendapat tambahan jumlah armada bus jelang mudik Lebaran 2026.

Pada pekan ini, 21 perusahaan otobus telah mengajukan tambahan armada ke pengelola terminal.

Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Arjosari, Mega Perwira Donowati menerangkan, masing-masing PO telah mengajukan tambahan armada minimal dua unit bus.

Unit bus yang diajukan itu melayani antar kota dalam provinsi maupun luar provinsi.

Saat ini, petugas terminal mencatat ada 505 unit bus di Terminal Arjosari. Pihak terminal masih mengkaji kebutuhan dan kelayakan sebelum menentukan.

“Memang gada PO bus yang mengajukan unit cadangan sehingga totalnya saat ini ada 21 PO. Jumlah yang beroperasi ada 5050 dan 105 cadangan,” ujarnya kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (15/3/2026).

Baca juga: Tekan Inflasi Jelang Lebaran, BI Malang Intensifkan Pemantauan Harga Kebutuhan Pokok

Menurut Mega Perwira Donowati, tambahan armada diperlukan saat melayani penumpang arus mudik maupun balik.

Padatnya jalanan menimbulkan potensi kemacetan dan keterlambatan kedatangan bus ke terminal.

Dengan adanya bus cadangan, maka waktu keberangkatan bisa diantisipasi sehingga penumpang bisa berangkat sesuai waktu.

Mega meminta kepada seluruh PO minimal harus menyampaikan usulan penambahan armada pada H-1 sebelum keberangkatan, karena petugas di Terminal Arjosari harus terlebih dahulu melakukan pengujian kelaikan atau ramp check terhadap bus yang didaftarkan.

"Tidak boleh dadakan, misal dia mau berangkat pukul 3 sore tapi pengajuannya pada pukul 2 atau setengah 3. Itu tidak bisa. Kami tolak dan meminta untuk keluar dari terminal,” katanya.

Mega menyampaikan pihaknya juga akan melakukan verifikasi terhadap kondisi kesehatan masing-masing sopir dan kru dari bus cadangan yang diajukan oleh PO. Tanda-tanda peningkatan volume penumpang mulai terlihat, sejak Jumat (13/3/2026).

Puncak arus mudik diprediksi akan terjadi pada 18 Maret 2026. Jumlah kedatangan armada pada pekan ini meningkat hingga 8 persen di Terminal Arjosari. Sedangkan, jumlah penumpang berangkat dari Terminal Arjosari naik 7,86 persen dari hari biasa.

Baca juga: Gabungan Mahasiswa UB dan UM Gelar Reog Ramadan On The Road, Jadi Tontonan Warga Malang Jelang Sahur

Di tempat terpisah, gelombang pergerakan penumpang pada masa Angkutan Lebaran 2026 di wilayah Malang Raya mulai menunjukkan peningkatan signifikan di stasiun Malang.

Berdasarkan data terbaru hingga Sabtu (14/3/2026) pagi, sebanyak 8.731 orang tercatat sudah mulai melakukan perjalanan mudik lebih awal.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved