Kota Malang
Ramadan Penuh Berkah, Pegadaian Area Malang Hadirkan Program Sosial dan Dorong Investasi Emas
Ramadan Penuh Berkah, Pegadaian Area Malang Hadirkan Program Sosial dan Dorong Investasi Emas
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Dengan skema tersebut, harga emas yang dibeli nasabah akan terkunci di awal transaksi sehingga tidak terpengaruh jika terjadi kenaikan harga di kemudian hari.
"Misalnya hari ini membeli emas dengan harga tertentu, harga itu yang akan dikunci sampai cicilan selesai. Jadi kalau harga emas naik, nasabah tetap menggunakan harga awal," jelasnya.
Selain cicilan emas, Pegadaian juga menawarkan produk Tabungan Emas yang kini semakin mudah diakses melalui aplikasi Tring! by Pegadaian.
Menurut Marselino, kemudahan transaksi digital membuat masyarakat bisa berinvestasi emas tanpa harus datang ke kantor Pegadaian.
"Sekarang masyarakat bisa menabung emas langsung dari aplikasi. Ini membuat investasi emas semakin mudah dijangkau," kata pria yang sebelumnya menjabat di Manado ini.
Di Malang Raya sendiri, minat masyarakat terhadap investasi emas disebut cukup tinggi.
Bahkan menurut Marselino, edukasi investasi emas di wilayah ini tergolong lebih maju dibandingkan beberapa daerah lain.
Untuk saat ini, jumlah nasabah untuk produk tabungan emas di Pegadaian area Malang mencapai lebih dari 30.000 orang.
Warga Malang dianggapnya juga mulai banyak yang melek akan investasi, utamanya berkaitan dengan literasi keuangan.
"Kalau di Malang, minat cicilan emas batangan sangat bagus. Ibaratnya seperti jual kacang goreng. Masyarakat sudah mulai melek investasi," ujarnya.
Baca juga: Jukir di Kota Batu Jangan Ngawur Menentukan Tarif Parkir, Jika Bandel Harus Siap Menerima Sanksi
Dari sisi kinerja bisnis, Pegadaian Area Malang juga mencatat pertumbuhan positif selama Ramadan tahun ini.
Hingga pertengahan Maret 2026, pertumbuhan bisnis tercatat sekitar 2 persen dan masih berpotensi meningkat hingga menjelang Lebaran.
Hal tersebut cukup menarik karena biasanya pada periode Ramadan transaksi pelunasan gadai lebih tinggi dibandingkan pencairan kredit.
"Biasanya kalau Ramadan itu pertumbuhan cenderung minus karena banyak nasabah menebus barangnya. Tapi di Malang masih stabil bahkan tetap tumbuh," jelasnya.
Di akhir sesi wawancara, ia mengingatkan masyarakat agar semakin sadar pentingnya pengelolaan keuangan, terutama saat menerima tunjangan hari raya (THR).
Marselino mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan seluruh THR untuk konsumsi, melainkan menyisihkan sebagian untuk investasi.
"Kalau dapat THR, jangan semuanya habis untuk konsumsi. Sisihkan untuk investasi, salah satunya emas. Ini penting untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi di masa depan," tandasnya.
| LPS Goes to Campus, Mahasiswa Unitri Malang Diajak Belajar Investasi yang Aman dan Bijak |
|
|---|
| Pemerintah Pusat Alokasikan Anggaran Rp 14,9 Miliar untuk Perbaiki Jalan Pasar Gadang Kota Malang |
|
|---|
| Warga Sambut Positif Rencanan Opersional Feeder untuk Menunjang Trans Jatim di Kota Malang |
|
|---|
| Organda dan Dishub Kota Malang Sepakat Segera Realisasikan Feeder |
|
|---|
| Job Fair Campus Company 2026, Polinema Targetkan Mahasiswa Direkrut Sebelum Lulus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Deputi-Bisnis-Pegadaian-Area-Malang-Marselino-J-Manginsihi-saat-memberikan-pelayanan.jpg)