Selasa, 12 Mei 2026

Kabupaten Malang

Kebakaran Kios Laundry di Desa Sidorejo Kabupaten Malang, 1 Orang Meninggal dan 3 Orang Terluka

Kebakaran Kios Laundry di Desa Sidorejo Kabupaten Malang, 1 Orang Meninggal dan 3 Orang Terluka

Tayang:
Penulis: Luluul Isnainiyah | Editor: Eko Darmoko
ISTIMEWA
KEBAKARAN - Petugas Inafis Polres Malamg melakukan olah TKP kebakaran di kios laundry Jalan Raya Ir Soekarno, Dusun Sidoayu, Desa Sidorejo, Kabupaten Malang, Senin (16/3/2026). Atas kejadian ini, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar. 
Ringkasan Berita:

SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG - Sebuah kios laundry di Jalan Raya Ir Soekarno, Dusun Sidoayu, Desa Sidorejo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang ludes terbakar, Senin (16/3/2026).

Atas kejadian ini, satu orang dinyatakan meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka bakar.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar mengatakan peristiwa ini terjadi di usaha laundry milik Suliadi (48).

Ia merupakan korban meninggal dunia dalam kejadian nahas ini.

Ia menjelaskan peristiwa ini bermula saat Suliadi sedang memindahkan bensin dari jeriken ke botol di dalam ruko.

Kemudian uap bensin tersebut tersulut api kompor pemanas air untuk setrika uap.

Baca juga: Prediksi Puncak Arus Mudik di Malang Tanggal 18-19 Maret, 25 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalur Tol

"Berdasarkan penyelidikan awal, kebakaran diduga terjadi akibat percikan api dari kompor yang menyambar uap bensin saat korban memindahkan bahan bakar, sehingga api dengan cepat membesar," kata Bambang kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (17/3/2026).

Api kemudian membesar hingga membakar bangunan ruko berukuran 7x10 meter. Selain itu sejumlah barang dilaporkan terbakar seperti tiga sepeda motor, serta peralatan dan pakaian laundry milik pelanggan.

"Kejadian ini juga menewaskan pemilik usaha laundry yaitu Suliadi serta tiga pekerja lainnya mengalami luka bakar."

"Saat ini korban sudah mendapatkan perawatan medis," sambungnya.

Bambang menjelaskan, pihak kepolisian telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, serta berkoordinasi dengan pihak terkait.

Termasuk meminga keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian guna memastikan penyebab pasti kebakaran.

Sementara itu, keluarga korban meninggal dunia telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Keluarga menolak untuk dilakukan autopsi.

"Kasus ini dalam penyelidikan, kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat menggunakan bahan bakar di dalam ruangan dan menjauhkannya dari sumber api guna mencegah kejadian serupa," imbuhnya.

 

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved