Kota Malang
Hadapi Musim Hujan dan Kemarau, SPAM Bango Siapkan Langkah Antisipatif
Menghadapi musim penghujan dan pancaroba menuju kemarau, SPAM Bango di Kota Malang melakukan berbagai langkah preventif.
Penulis: Benni Indo | Editor: Frida Anjani
"Saat curah hujan tinggi, debit sungai membawa muatan yang tidak hanya sampah namun juga sedimen yang dapat menutup saluran intake. Kami menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ketat,” ungkap Didik.
Menurutnya, sedimen dan sampah tentu berdampak pada kualitas air baku dari sungai yang masuk melalui intake.
Namun bagi PJT I kualitas air adalah prioritas yang harus dijaga.
"SOP pengelolaan SPAM Bango mengharuskan operator untuk melakukan penyesuaian produksi guna memastikan air yang dihasilkan tetap memenuhi standar kesehatan,” tambah Didik.
Ia menegaskan bahwa kualitas air produksi dipantau secara real-time melalui sistem SCADA dan juga melalui pengujian berkala setiap jam oleh petugas PJT I.
“Hasil pengolahan kami secara konsisten memenuhi standar air minum sesuai Permenkes No. 2 Tahun 2023.
Hal ini diperkuat dengan pengujian rutin oleh laboratorium independen (Sucofindo) yang menunjukkan bahwa sejak operasional Agustus 2025, kualitas air selalu memenuhi baku mutu yang dipersyaratkan,” tambahnya.
Ia menambahkan, tantangan pengelolaan SPAM Bango ke depan yang semakin kompleks memerlukan sinergi lintas sektor.
Termasuk upaya kolektif dalam merubah perilaku masyarakat mulai dari hal yang sederhana, tidak membuang sampah sembarangan, pengembalian tata guna lahan di hulu yang menyebabkan peningkatan laju erosi hingga perbaikan vegetasi.
"Kami berharap keandalan WTP Bango bisa maksimal melayani kebutuhan masyarakat Kota Malang. Di samping komitmen insan PJT I juga untuk terus melakukan evaluasi operasional secara komprehensif," pungkasnya.
Ikuti saluran SURYAMALANG di >>>>> News.google.com
| Harga Pertamax Turbo dan Dexlite Naik Drastis di Malang, Antrean Justru Menumpuk di Jalur Pertalite |
|
|---|
| Update Harga dan Stok Minyakita di Malang: Pembelian Dibatasi 2 Liter, Bulog Ajukan Tambahan |
|
|---|
| Harga Daging Sapi di Kota Malang Meroket hingga Rp 150 ribu per Kg |
|
|---|
| Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang Manfaatkan Lahan Pemakaman untuk Perluasan Ruang Terbuka Hijau |
|
|---|
| Terminal Arjosari Kota Malang Siap Jadi Titik Layanan Trans Jatim, Jika Ada Penambahan Koridor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Pekerja-Perusahaan-Umum-Jasa-Tirta-1-memeriksa-fasilitas-SPAM-Bango-di-Kota-Malang.jpg)