Geliat Bisnis Online di Malang Raya
Pengalaman Pahit Pebisnis Online di Malang, Terjebak Drama COD Tak Dibayar hingga Paket Hilang
Pengalaman Pahit Pebisnis Online di Malang, Terjebak Drama COD Tak Dibayar hingga Paket Hilang
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah | Editor: Eko Darmoko
Hal tersebut pernah dialami oleh Linggar, sehingga ia tak mau lagi menyalakan fitur COD setiap dia mulai live.
"Dulu pernah paket saya dikembalikan, ketika saya buka tidak sesuai dengan yang dipesan. Yang dikembalikan malah sepatu rusak, ya saya rugi."
"Saya mending memilih fitur langsung bayar saja. Karena dengan begitu, ada keseriusan dari pembeli," ungkapnya.
Baca juga: Melihat Geliat Pelaku Bisnis Online di Malang, Tampak Baik-baik Saja, Tapi Berat Dijalankan
Hal yang sama juga pernah dialami oleh Arif Susanto, pemilik Casila Indonesia, yang menjual baju busana muslim untuk perempuan.
Ia pernah mengalami pengalaman yang tidak mengenakkan saat berjualan online.
Di mana produk yang telah ia kirim, justru dikembalikan oleh pembeli dalam kondisi bekas atau tidak sesuai dengan yang dipesan.
Beruntung, melalui proses komplain ke pihak marketplace, Casila Indonesia mampu memenangkan proses banding tersebut.
"Waktu itu barang dikembalikan tapi kondisinya sudah tidak layak."
"Kami langsung lapor ke customer service dan Alhamdulillah dimenangkan. Ongkos kirimnya juga diganti," jelasnya.
Tak hanya itu, selain persoalan pembeli, kendala juga muncul dari sisi logistik.
Pria yang berdomisili di Kabupaten Malang itu mengaku pernah mengalami kehilangan paket saat masa pengiriman, terutama saat periode ramai seperti Lebaran.
Total ada sekitar 11 paket yang sempat hilang saat dalam proses pengiriman.
Saat itu, Arif cukup beruntung. Keberadaan fitur asuransi pengiriman dari marketplace cukup membantu dirinya meminimalisir kerugian.
Jika paket diasuransikan, maka nilai barang bisa diganti secara penuh.
"Kalau ikut asuransi, aman. Barang hilang diganti 100 persen."
| Curhat Kurir di Malang, Gagal COD Berdampak Buruk pada Penilaian Kinerja hingga Risiko Nonaktif |
|
|---|
| Platform Marketplace Terlalu Memanjakan Pembeli, Pedagang Online Rugi |
|
|---|
| Pengalaman Warga Kabupaten Malang saat Belanja Online, Barang Tidak Sesuai Bisa Mengajukan Retur |
|
|---|
| Melihat Geliat Pelaku Bisnis Online di Malang, Tampak Baik-baik Saja, Tapi Berat Dijalankan |
|
|---|
| Plus Minus Aktivitas Belanja Online di Kota Batu dari Sudut Pandang Pembeli dan Pengusaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Arif-Susanto-bersama-istri-Casila-Indonesia-yang-menjual-busana-muslim.jpg)