Kota Malang
Peringatan Kenaikan Yesus Kristus di Malang, Momen Kepulangan Jemaat Perantau
Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna penting karena menandai berakhirnya satu fase dan dimulainya fase baru dalam kehidupan iman umat
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Memperingati Kenaikan Yesus Kristus sebagai bagian dari rangkaian hari besar keagamaan yang dimulai dari Jumat Agung dan Paskah
- Rangkaian dari kematian, kebangkitan, hingga kenaikan Yesus Kristus. Jaraknya sekitar 40 hari setelah Paskah
- Peringatan Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna penting karena menandai berakhirnya satu fase dan dimulainya fase baru dalam kehidupan iman umat
SURYAMALANG.COM, MALANG – Umat Kristiani, baik Protestan maupun Katolik, akan memperingati Kenaikan Yesus Kristus sebagai bagian dari rangkaian hari besar keagamaan yang dimulai dari Jumat Agung dan Paskah.
Wakil Gembala Sidang Gereja JKI Yehova Rapha Ministry Kota Malang sekaligus Sekretaris Jenderal Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) Malang Raya, Pdt David Tobing, menjelaskan bahwa peristiwa kenaikan merupakan puncak dari rangkaian tersebut.
“Ini adalah rangkaian dari kematian, kebangkitan, hingga kenaikan Yesus Kristus. Jaraknya sekitar 40 hari setelah Paskah,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).
Menurut Pdt David, peringatan Kenaikan Yesus Kristus memiliki makna penting karena menandai berakhirnya satu fase dan dimulainya fase baru dalam kehidupan iman umat.
“Ini menjadi tonggak, berakhirnya satu era dan munculnya era baru."
"Yesus menggenapi misi-Nya dan memberikan penolong bagi umat,” jelasnya.
Baca juga: Jelang Libur Panjang Periode Mei 2026, Dishub Kota Malang Antisipasi Titik Rawan Macet
Ia menambahkan, sepuluh hari setelah peristiwa kenaikan, umat Kristiani akan memasuki peringatan Pentakosta, yang menjadi bagian penting dalam perjalanan iman.
Di Gereja JKI Yehova Rapha Ministry, ibadah Kenaikan Yesus Kristus akan dilaksanakan pada pagi hari, mulai pukul 08.00 hingga 10.00 WIB.
“Hampir sama seperti ibadah rutin, tetapi tema liturgi akan berfokus pada Kenaikan Yesus Kristus,” katanya.
Setelah ibadah, jemaat akan mempersiapkan diri untuk memasuki masa sepuluh hari menjelang Pentakosta.
Momentum libur panjang pada 2026 diperkirakan berdampak pada meningkatnya jumlah jemaat yang hadir.
Pdt David menyebut banyak perantau pulang ke Kota Malang untuk berkumpul bersama keluarga.
“Ini sangat strategis, karena banyak perantau yang pulang. Jemaat dari luar Malang Raya meningkat signifikan,” ujarnya.
Meningkatnya mobilitas masyarakat serta suasana toleransi yang terjaga, perayaan Kenaikan Yesus Kristus di Kota Malang diharapkan berlangsung khidmat dan penuh makna.
Ia menyebut, kapasitas gereja yang sekitar 150 kursi berpotensi penuh.
| Jelang Libur Panjang Periode Mei 2026, Dishub Kota Malang Antisipasi Titik Rawan Macet |
|
|---|
| Roadshow IndonesiaNEXT di UB Malang Diikuti Ratusan Mahasiswa, Menimba Ilmu Artificial Intelligence |
|
|---|
| Edukasi Obat Herbal di SMAN 4 Kota Malang, saatnya Gen Z Jadi Generasi Sehat Tanpa Narkoba |
|
|---|
| Pemkot Malang Masuk 10 Besar Prioritas Pelaksanaan Program LSDP |
|
|---|
| 80 Angkot Bakal Beroperasi Menjadi Angkutan Pelajar di Kota Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ibadah-di-Gereja-JKI-Yehova-Rapha-Ministry-Peringatan-Kenaikan-Yesus-Kristus.jpg)