Kota Malang
Pemkot Malang Deklarasikan SPMB 2026, Tekankan Transparansi dan Minimalkan Pelanggaran
Pemkot Malang mulai mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dengan menggelar deklarasi lintas sektor.
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Ringkasan Berita:
- Pemkot Malang mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dengan menggelar deklarasi lintas sektor
- Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan objektif, transparan, dan bebas diskriminasi
- Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan sering sekali mendengar adanya laporan calon siswa titipan ketika penerimaan murid baru dibuka
SURYAMALANG.COM, KOTA MALANG – Pemkot Malang mulai mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dengan menggelar deklarasi lintas sektor.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan objektif, transparan, dan bebas diskriminasi.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, mengatakan sering sekali mendengar adanya laporan calon siswa titipan ketika penerimaan murid baru dibuka.
Melalui deklarasi tersebut, Wahyu Hidayat menegaskan agar penyelenggara bekerja profesional dan tidak melakukan diskriminasi.
“Saya sering dengar laporan seperti itu. Ini demi anak-anak kita ke depan."
"Saya minta tidak ada lagi seperti itu. Tim akan bekerja maksimal."
“Deklarasi ini adalah kesepakatan bersama lintas sektor agar proses SPMB berjalan sesuai harapan semua pihak, baik pemerintah, sekolah, maupun orang tua,” ujar Wahyu Hidayat kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (19/5/2026).
Menurut Wahyu, pelaksanaan SPMB tahun ini tetap mengedepankan prinsip objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.
Ia pun menegaskan bahwa tidak ada perlakuan istimewa terhadap anak-anak atau sanak keluarga dari pejabat.
Baca juga: Dolar Naik, Produsen Keripik Tempe Sanan Kota Malang Menjerit, Harga Kedelai dan Plastik Ikut Naik
Ia menyebut evaluasi dari pelaksanaan tahun sebelumnya menjadi bahan perbaikan agar potensi kendala dapat diminimalkan.
Ia menilai pelaksanaan SPMB tahun sebelumnya sudah berjalan cukup baik dan kondusif.
“Kami evaluasi kejadian-kejadian tahun lalu supaya potensi masalah bisa ditekan."
"Alhamdulillah tahun kemarin bisa berjalan lancar, aman. Tahun ini kami harapkan juga seperti itu,” tambahnya.
Untuk mengantisipasi potensi pelanggaran atau keluhan masyarakat, Pemkot Malang juga menyiapkan posko pengaduan selama proses penerimaan berlangsung. Posko ini akan dibuat di setiap sekolah negeri.
“Kalau ada keluhan dari orang tua atau masyarakat, bisa langsung disampaikan ke posko pengaduan dan akan segera kami tindak lanjuti,” ujar Wahyu.
Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)
SPMB 2026
Wahyu Hidayat
Kota Malang
Pemkot Malang
SURYAMALANG.COM
| Dolar Naik, Produsen Keripik Tempe Sanan Kota Malang Menjerit, Harga Kedelai dan Plastik Ikut Naik |
|
|---|
| Kecelakaan dengan Motor Pelat Merah, Pengendara Sepeda Lapor Polresta Malang Kota Malah Dicuekin |
|
|---|
| BI Malang Luncurkan Si Jules dan Urbania Qurban, Mudahkan Masyarakat Cari Hewan Kurban Halal |
|
|---|
| Pemkot Malang Sebut Pelemahan Rupiah Belum Berdampak Signifikan Terhadap Kebutuhan Pokok |
|
|---|
| Distributor Kedelai di Kota Malang Sebut Pelemahan Rupiah Terhadap Dolar Tak Berdampak Signifikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Wali-Kota-Malang-membubuhkan-tandatangan-di-papan-deklarasi-pelaksanaan-SPMB.jpg)