Kota Malang
Serius Tuntaskan Masalah Sampah, Pemkot Malang Anggarkan Rp 30 Miliar dari APBD 2027
Pemkot Malang mulai menyiapkan langkah serius untuk membenahi persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat.
Penulis: Benni Indo | Editor: Eko Darmoko
Secara politik, DPRD Kota Malang menyatakan tetap mendukung proyek PSEL karena dinilai menjadi salah satu solusi pengolahan sampah modern yang mampu menghasilkan energi listrik.
“Artinya program pemerintah pusat harus kita dukung, apalagi ini untuk menghasilkan energi dari sampah. Salah satunya energi listrik,” kata Ditto.
Ia juga menyinggung besarnya investasi proyek tersebut yang disebut mendapat dukungan pemerintah pusat melalui Danantara, sehingga pemerintah daerah di kawasan aglomerasi Malang Raya perlu menunjukkan komitmen bersama.
Namun demikian, DPRD Kota Malang menegaskan daerah tetap harus memiliki kemandirian dalam tata kelola sampah.
Menurut Ditto, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan tempat pembuangan, tetapi juga armada pengangkut, fasilitas pendukung, BBM, hingga kesejahteraan petugas lapangan.
“Keberpihakan terhadap soal sampah harus ditunjukkan juga lewat dukungan anggaran,” tuturnya.
Baca juga: Cuaca Malang-Kota Batu Hari Ini Senin 25 Mei 2026: Udara Kabur Mendominasi, Tumpang dan Jabung Hujan
| Gerilya FKH UB Jelang Idul Adha: Sebar 960 Mahasiswa di Jatim hingga Bali Demi Buru Cacing Hati |
|
|---|
| SDN Tulungrejo 2 Kota Batu dan SDN Lowokwaru 3 Kota Malang Juara MLSC Malang Seri 2 2025-2026 |
|
|---|
| Pedagang Pasar Tawangmangu Kota Malang Merasakan Penurunan Daya Beli Masyarakat |
|
|---|
| Stok Beras Melimpah di Pasar Bunulrejo Kota Malang, Namun Daya Beli Melambat |
|
|---|
| Proyek PSEL Masih Belum Jelas, DPRD Kota Malang Minta Pemkot Fokus Tata Kelola Internal Sampah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Pemulung-dan-petugas-kebersihan-sedang-memilah-sampah-di-TPS-Sulfat-Kota-Malang.jpg)