Waspada 'Spring Predictability Barrier', BMKG Imbau Masyarakat Antisipasi Kemarau yang Lebih Ekstrem
BMKG bmerilis peringatan penting! Musim kemarau tahun ini tidak cuma datang lebih awal di beberapa wilayah, tapi juga diprediksi bakal lebih ekstrem.
Penulis: Sarah Elnyora | Editor: Sarah Elnyora Rumaropen
Fenomena ini merupakan penurunan drastis akurasi prediksi model cuaca dan iklim untuk ENSO saat belahan Bumi utara melewati periode musim semi (Maret, April, Mei).
Baca juga: Sikap Pemkab Mojokerto Hadapi El Nino Godzilla: Ancaman Kekeringan Panjang dan Panas Ekstrem April
Akurasi prediksi El Nino yang dihasilkan pada periode Maret-April umumnya hanya andal untuk prakiraan tiga bulan ke depan.
Oleh karena itu, diperlukan keahlian dalam memahami interaksi multi-faktor yang menyebabkan lahirnya kondisi El Nino maupun dampak telekoneksinya ke wilayah Indonesia.
Prediksi Kemarau yang Lebih Kering dan Panjang
Tingkat kepercayaan (confidence) terhadap intensitas El Nino diprediksi akan semakin tinggi pada hasil prediksi bulan Mei 2026.
Secara statistik, prediksi pada bulan Mei memiliki keandalan yang lebih baik untuk menjangkau kondisi iklim hingga enam bulan ke depan.
Baca juga: Kemarau dan Ancaman El Nino, Gubernur Khofifah Instruksikan Bupati-Wali Kota Jaga Produksi Pertanian
"Meskipun intensitas pastinya masih berkembang, BMKG menegaskan bahwa musim kemarau 2026 diprediksi akan lebih kering dan berlangsung lebih panjang dibandingkan rata-rata normalnya, sebagai kontribusi juga dari variabilitas iklim alamiah yang ada di wilayah Indonesia," katanya.
BMKG Tekankan Pentingnya Antisipasi
Menghadapi kondisi tersebut, BMKG mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan melalui langkah-langkah presisi yang bisa dilakukan oleh seluruh pihak.
Informasi lengkap mengenai prediksi musim kemarau 2026 dan langkah antisipasi bagi pemangku kebijakan, beragam sektor, dan masyarakat dapat diakses melalui saluran komunikasi resmi BMKG.
Ikuti saluran SURYA MALANG di >>>>> News.google.com
| Pertama di Kabupaten Malang, 55 Tunarungu Antusias Ikuti Pelatihan Membaca Mushaf Qur'an Isyarat |
|
|---|
| Polemik Feeder Trans Jatim Malang Raya, DPRD Soroti Anggaran dan Lambatnya Realisasi Angkot Pelajar |
|
|---|
| Sosok Aisyah Bocah 10 Tahun Penghafal Al-Qur'an Asal Malang Juara 2 di Dubai, Bupati Sanusi Bangga |
|
|---|
| Angkutan Kota Belum Terintegrasi dengan Trans Jatim Malang Raya, Organda Minta Pemkot Berbenah |
|
|---|
| Setelah Persib Ditahan Imbang Arema FC, Marcos Santos Sorot Peluang Persija di Jalur Juara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Waspada-Spring-Predictability-Barrier-BMKG-Imbau-Masyarakat-Antisipasi-Kemarau-yang-Lebih-Ekstrem.jpg)