Rabu, 15 April 2026

Duduk Perkara Insiden Malut United Vs PSM: Pemukulan Wasit dan Intimidasi Wartawan, PSSI Bertindak

Insiden memalukan dalam laga Malut United vs PSM Makassar. Wasit Thoriq Alkatiri menjadi korban pemukulan, sementara jurnalis diintimidasi.

Instagram @malutunitedfc
INSIDEN SUPER LEAGUE - Pemain Malut United dalam laga kontra PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (7/3/2026). Dalam laga itu terjadi insiden kekerasan yang melibatkan ofisial serta suporter. Pertandingan yang berakhir imbang 3-3 tersebut berubah menjadi aksi brutal setelah wasit Thoriq Alkatiri menganulir gol penentu kemenangan tuan rumah. 

Ringkasan Berita:
  • Ketegangan memuncak saat wasit Thoriq Alkatiri menganulir gol David da Silva yang memicu kemarahan ofisial dan suporter Malut United
  • Usai peluit panjang, wasit sempat dipukul oleh oknum suporter sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh steward. 
  • Situasi diperparah dengan sikap owner Malut United, David Glenn, yang sempat mempertanyakan objektivitas wartawan di lapangan. 
  • Menanggapi hal ini, Sekjen PSSI Yunus Nusi menegaskan pihaknya tidak menoleransi segala bentuk kekerasan.

SURYAMALANG.COM, - Sepak bola Indonesia kembali tercoreng oleh insiden kekerasan yang melibatkan ofisial serta suporter Malut United dalam laga kontra PSM Makassar di Stadion Gelora Kie Raha, Sabtu (7/3/2026).

Pertandingan yang berakhir imbang 3-3 tersebut berubah menjadi aksi brutal setelah wasit Thoriq Alkatiri menganulir gol penentu kemenangan tuan rumah.

Tak hanya wasit yang menjadi sasaran amuk massa, seorang jurnalis RRI Ternate juga mengalami intimidasi hingga dipaksa menghapus dokumentasi video saat menjalankan tugas jurnalistiknya.

Duduk Perkara Insiden Malut United vs PSM

Kejadian memalukan tersebut bermula dari tidak disahkannya gol David da Silva yang seharusnya membawa kemenangan bagi tim tuan rumah, Malut United saat berlaga di Stadion Gelora Kie Raha.

Wasit Thoriq Alkatiri menganulir gol tersebut karena menilai ada pelanggaran yang terjadi sebelum bola bersarang di gawang tim tamu.

Keputusan Thoriq membuat laga berakhir dengan skor imbang 3-3, hasil yang kemudian memicu kemarahan dari suporter dan ofisial tim Laskar Kie Raha.

Baca juga: Alasan Shin Tae-yong Percaya John Herdman Bisa Ubah Nasib Timnas Indonesia

Usai peluit panjang dibunyikan, Thoriq Alkatiri bersama dua asisten wasit berusaha menuju lorong stadion namun langsung dihadang oleh ofisial dan suporter Malut United yang tidak terima dengan keputusannya.

Ofisial Malut United sempat menyampaikan protes keras, namun situasi memburuk ketika salah satu oknum suporter mengambil kesempatan untuk memukul Thoriq dengan sebuah kain.

Wasit kelahiran Purwakarta itu sempat terhuyung akibat pukulan yang diterimanya, namun steward yang mengawal segera membantunya agar tetap berdiri dan bisa cepat meninggalkan stadion.

Thoriq dan asisten wasit lainnya berhasil dikawal oleh petugas keamanan stadion hingga meninggalkan area pertandingan.

Intimidasi Terhadap Wartawan

Tidak hanya wasit yang menjadi korban, salah satu wartawan dari RRI Ternate, Irwan, juga diintimidasi ketika sedang mendokumentasikan kejadian pemukulan tersebut.

Wartawan tersebut dipaksa untuk menghapus rekaman video pemukulan wasit Thoriq oleh pihak ofisial Malut United yang tidak ingin kejadian tersebut terekam dan tersebar luas.

Baca juga: Daftar 41 Pemain Timnas Indonesia FIFA Series 2026: John Herdman Panggil Arkhan Fikri dari Arema FC

Situasi semakin mencengangkan ketika owner Malut United, David Glenn, bukannya meredakan ketegangan malah mempertanyakan sikap wartawan yang dinilainya tidak mendukung tim lokal yang merasa dirugikan.

"Kamu dari mana? Kalau dari Ternate, kenapa tidak mendukung kami," ujar David Glenn sebagaimana dilaporkan oleh Tribun Ternate (grup suryamalang).

PSSI Tegas Bertindak

PSSI dan PSSI Pers kompak mengecam keras tindakan-tindakan yang dinilai telah mencoreng marwah kompetisi sepak bola tertinggi di Tanah Air.

Sumber: SuryaMalang
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved