Malang Raya

Kabinet Sego Bungkus, Inilah Komunitas yang Biasa Bagikan Nasi Bungkus Gratis di Malang

Ada tulisan ‘Tempat Nasi Gratis’ di depan etalase di toko di Jalan Raya Thamrin, Lawang, Kabupaten Malang. Menunya benar-benar gratis.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/M Erwin
Penggerak Kabinet Sego Bungkus, Nonie Basalamah ketika membagikan nasi bungkus gratis di Lawang, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, LAWANG – Ada tulisan ‘Tempat Nasi Gratis’ di depan etalase di toko di Jalan Raya Thamrin, Lawang, Kabupaten Malang.

Ada beberapa nasi bungkus dan minuman di dalam etalase itu.

Nonie Basalamah (39) termasuk pentolan penggerak pemberian nasi bungkus gratis tersebut.

( Baca juga : BREAKING NEWS - Pria Ini Panjat Tower Setinggi 72 Meter di Kebonagung, Malang )

Pemilik toko itu bergerak bersama 14 wanita lain untuk berbagi kepada sesama.

“Ramainya (orang ambil nasi gratis) ketika pagi dan siang saat jam makan siang.”

“Siapa saja boleh mengambil,” ujar Nonie kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (7/10/2018).

( Baca juga : Depresi Cari Anak dan Istri, Pria Ini Panjat Tower Setinggi 72 Meter di Malang )

Belasan wanita itu mendirikan Kabinet Sego Bungkus sekitar sebulan lalu.

Awalnya kelompok ini membagikan nasi bungkus setiap Jumat kepada pengemis.

Namun, gerakan ini dianggap kurang efektif karena berbenturan dengan kesibukan masing-masing.

( Baca juga : Rangkuman Kejadian Jatim Kemarin, Mulai Kecelakaan Maut di Tol Sumo sampai Pohon Tumbang di Malang )

Kemudian para wanita itu memutar otak agar tetap bisa berbagi dan menjalankan kesibukan.

“Akhirnya dengan konsep seperti ini kami menjalankan niat kami.”

“Ide ini bukan murni dari kami. Kami mengadaptasi dari gerakan yang sama di Madiun,” kata Nonie.

( Baca juga : Daftar Pemain Arema yang Berpeluang Absen Saat Melawan Perseru Serui, 2 Pemain Sudah Pasti Absen )

Sementara itu, Ketua Kabinet Sego Bungkus, Yulin Kristanti (32) mengungkapkan sebenarnya aksi memberi nasi bungkus gratis ini sudah dilakukan di beberapa negara., seperti Jerman, dan Dubai.

Ide awal terbentuknya Kabinet Sego Bungkus berawal dari obrolan santai para ibu ketika menunggu anak-anaknya sekolah di TK Al Husna, Lawang.

( Baca juga : Bila Ingin Jadi Juara Liga 1 2018, Persib Bandung Harus Bisa Patahkan Rekor Sendiri )

“Daripada berkumpul hanya ngobrol tidak penting dan tidak ada manfaat, kenapa tidak membuat kegiatan yang lebih bagus,” kata Yulin.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved