Surabaya

Atas Permintaan Kakeknya, Jenazah Korban Insiden Surabaya Membara Dibawa ke Bangkalan

Polisi sudah selesai melakukan identifikasi terhadap jenazah Erikawati (9), pelajar SD yang menjadi korban insiden Surabaya Membara di Surabaya.

Atas Permintaan Kakeknya, Jenazah Korban Insiden Surabaya Membara Dibawa ke Bangkalan
TribunJatim.com/Nur Ika Anisa
Jembatan di atas Jalan Pahlawan, Surabaya 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA – Polisi sudah selesai melakukan identifikasi terhadap jenazah Erikawati (9).

Pelajar kelas III SD asal Jalan Kalimas Barat, Surabaya itu adalah korban meninggal insiden viaduk Jalan Pahlawan saat menontot drama kolosal Surabaya Membara, Jumat (9/11/2018) malam.

Ayah korban, Sahluki (41) mengatakan jenazah Erikawati akan dibawa ke rumah duka di Parseh, Kecamatan Socah, Bangkalan.

( Baca juga : Pernah Kalahkan Serui, Pelatih Arema FC Ingat Sulitnya Kalahkan Cenderawasih Jingga )

“Ini atas permintaan kakeknya,” kata dia. (don).

Tiga korban tewas semuanya diketahui dalam usia anak dan remaja.

Polisi sempat kesulitan mengidentifikasi satu korban tewas seorang remaja laki-laki karena tidak ditemukan kartu identitas.

( Baca juga : Kurs Rupiah Terkoreksi Di Akhir Pekan Rp 14.678 Per Dollar AS )

Polisi juga kesulitan mengungkap identifikasi melalui sidik jari karena korban yang masih remaja belum tercatat data dirinya melalui rekam data EKTP.

Tapi kini ketiga korban tewas sudah bisa diketahui identitasnya.

Tiga nama korban tewas insiden Maut Surabay Membara adalah :

( Baca juga : Insiden Maut Surabaya Membara, Pengakuan Saksi Selamat Ini Ungkap Penyebab Jatuh Korban )

1). Erikawati (9) warga Jalan Kalimas Baru No. 61, Surabaya yang jatuh dari viaduk dan dibawa ke kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved