Malang Raya
Anggota DPRD Kota Malang Protes Perihal Aksi Penyobekan Amplop Yang Dilakukan Grace Natalie
Tindakan Grace dan PSI sebagai upaya cari sensasi. Bahkan, aksi itu merupakan ada motif politis untuk meraup suara menjelang pemilu 2019.
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Anggota DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi, memprotes tindakan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, yang melakukan penyobekan 'amplop cokelat'di depan kantor DPRD Kota Malang pada Senin (28/1) lalu.
Grace datang ke Kantor DPRD Kota Malang bersama kadernya dan menyobek 'amplop cokelat' sebagai pengingat peristiwa 41 anggota legislatif Kota Malang yang ditangkap KPK.
"DPRD Kota Malang sedang bangkit mengembalikan marwah dan kepercayaan publik saat ini bersama dewan-dewan hasil PAW," kata Dito, Rabu (30/1/2019).
• Manusia Berpacaran dengan Kecoak, Kisah Cinta Berakhir Tragis saat Kecoak Mati, Diawali Firasat Aneh
• Siswi & Siswa SMP Madiun Berhubungan Intim di Kamar Remang-remang, Video Tersebar Karena Putus Cinta
Ia menilai, tindakan Grace dan PSI sebagai upaya cari sensasi. Bahkan, kata dia, aksi itu merupakan ada motif politis untuk meraup suara menjelang pemilu 2019.
"Kalau adegan itu dilakukan saat ini, tentu kental sekali dengan upaya meraih simpati masyarakat dan ada unsur dan simbol-simbol kampanyenya," kata kader PAN itu.
• Siswi & Siswa SMP Madiun Berhubungan Intim di Kamar Remang-remang, Video Tersebar Karena Putus Cinta
• Penampakan Rumah Bu Dendy Tulungagung yang Kinclong & Mewah, Tapi Ada Lorong Kegelapan yang Unik
• Maia Estianty Jodohkan Dul Jaelani dengan Aaliyah Massaid, Reza Artamevia : Dari Kecil Sudah Kenal
• Antara Nagita Slavina atau Ayu Ting Ting, Ini Jawaban Raffi Ahmad saat Disuruh Ungkap Perbedaannya

Protes juga disampaikan oleh anggota DPRD Kota Malang Fraksi Gerindra, Mohammad Ula. Menurut Ula, penyobekan 'amplop cokelat' oleh PSI mengandung kampanye terselubung.
"Masalah itu (kasus suap) sudah berlalu, momentumnya sudah telat, kalau berkunjung dan berdiskusi ya oke saja."
"Tapi kalau kontennya dia menunjukkan nanti kalau PSI terpilih (legislatif) ada ini dan itu, itu kan sudah berbau kampanye," tuturnya.
Aksi Robek Amplop
Kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melakukan aksi penyobekan ‘amplop cokelat’ di depan Kantor DPRD Kota Malang, Senin (28/1/2019).
Aksi tersebut sebagai pengingat penangkapan 41 anggota DPRD Kota Malang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar tidak terulang kembali.
“Jangan sampai kasus DPRD Kota Malang terjadi di tempat lain,” kata Grace Natalie, Ketua Umum PSI.
• Pacar Vanessa Angel Ungkap Kondisi Kekasinya yang Terpuruk, Jual Mobil Cicilan & Tak Punya Uang
• Terungkap Alasan Lina Tak Ingin Rujuk dengan Sule, Dikupas Atta Halilintar dalam YouTube
Menurutnya, PSI mempunyai komitmen besar menghilangkan praktik pengumpulan ‘amplop cokelat’ di parlemen.
Di antaranya adalah dengan menyusun mekanisme pelaporan kepada publik tentang apa yang dikerjakan anggota legislatif PSI yang terpilih.
“Dengan demikian kami bisa dapat kronologi ketika membahas Undang-undang (UU).”