Malang Raya

Kisah Asmara Ruwet dan Kelakuan Sadis Sugeng, Pelaku Mutilasi Pasar Besar Kota Malang

Di balik pengakuan Sugeng yang mengakui memutilasi korban perempuan, ternyata ada kisah asmara yang diduga melatarbelakangi kejiwaannya

Kolase - Polres Malang kota/ Mochammad Rifky Edgar
Kisah asmara ruwet Sugeng yang disebut suka pada adiknya sendiri diduga membuatnya stres dan menunjukkan tingkah tak biasa termasuk kesukaan menulis kata-kata bertema 'ruwet' lewat coretan-coretan di media apapun, termasuk di tembok rumah kosong di Jodipan Wetan Gang Ill, Blimbing Kota Malang. 

Laporan wartawan : M Rifky Edgar

SURYAMALANG.COM, BLIMBING – Kisah asmara Sugeng Angga Santoso atau Sugeng, yang berstatus sebagai terduga pelaku mutilasi di Pasar Besar kota Malang kini jadi sorotan baru.

Di balik keberhasilan Polres Malang Kota menangkap Sugeng dan pengakuan Sugeng yang secara terbuka menyebut dia yang memutilasi korban perempuan, ternyata ada kisah asmara yang diduga melatarbelakangi kondisi kejiwaan Sugeng saat ini.

Berdasarkan keterangan warga Jodipan, Sugeng dulu diketahui penah menyukai adik perempuannya sendiri.

Kisah asmara ruwet kakak pada adiknya inilah yang diduga membuat Sugeng stres.

Pantas Sugeng Pelaku Mutilasi Pasar Besar Malang Begitu Sadis, Kata Tetangga Dia Pernah Senekat ini

Beberapa Kejanggalan yang Belum Terungkap di Balik Kasus Mutilasi di Pasar Besar Malang

Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Kota Malang, sesaat setelah ditangkap anggota polisi, Rabu (15/5/2019).
Sugeng, terduga pelaku mutilasi di Kota Malang, sesaat setelah ditangkap anggota polisi, Rabu (15/5/2019). (Polres Malang Kota)

Sugeng jadi sering berkelakuan tak wajar ketika keluarganya memisahkan Sugeng dengan adik perempuannya.

Salah satu kelakuan anehnya adalah kegemaran mencorat-coret dinding dengan tulisan bertema 'ruwet'. 

Coretan bertema 'ruwet' itu pula yang ditemukan dalam kertas dan dinding tembok di lokasi penemuan potongan tubuh korban mutilasi di Pasar Besar. 

6 Update Kasus Sugeng Mutilasi di Pasar Besar Malang, Punya Ciri Obsesif dan Pernah Menikah 3 Kali

5 Misteri Mutilasi Sugeng di Pasar Besar Kota Malang Terungkap, Bukan Pembunuh & Cerita Celana Dalam

Surat wasiat yang ditemukan di lokasi penemuan mayat terpotong-potong di Pasar Besar Kota Malang.
Surat wasiat yang ditemukan di lokasi penemuan mayat terpotong-potong di Pasar Besar Kota Malang. (SURYAMALANG.COM/Aminatus Sofya)

Kisah asmara ruwet Sugeng terungkap dari keterangan warga yang mengenal Sugeng sejak keluarga Sugeng dulu tinggal sebagai penduduk Jodipan.

Sugeng mengalami gangguan jiwa berawal dari menyukai adik kandungnya.

Warga Jodipan, Narto (51) mengatakan dulu warga sudah curiga dengan gerak-gerik Sugeng ketika bersama adiknya.

Saat sedang berada di rumah, tingkah laku Sugeng bukan sebagai kakak.

PSS Sleman Vs Arema FC - Tindakan PSS Sleman Saat Pertandingan Dihentikan Wasit

Buntut Kerusuhan BCS dan Aremania, Ratu Tisha Mengalami Pendarahan, Kapolda Sebut Ada Provokasi

Baru Kembali ke Liga 1 dan Lihat Kekisruhan Suporter, Begini Tanggapan Sylvano Comvalius

Justru Sugeng terlihat seperti pacar. Sugeng selalu menempel adiknya terus ke mana-mana.

“Dulu kalau di rumahnya itu seperti pacarnya sendiri.”

“Tiap kali adiknya membawa pacar, pasti selalu konflik dengan Sugeng. Itu terjadi berulang kali,” ucapnya Narto kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (16/5/2019).

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved