Malang Raya

Baru Pertama Naik Gunung Semeru, Mahasiswa Ini Celaka

Firasat kurang baik dirasakan orangtua M Rendika, korban patah kaki pendakian gunung Semeru. Orangtua pemuda itu mempertanyakan kelompok pendakakian.

Penulis: Dyan Rekohadi | Editor: fatkhulalami
SURYAMALANG.COM/Dyan Rekohadi
Suasana pendakian yang ramai di lereng Mahameru, di area batas vegetasi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Firasat kurang baik dirasakan orangtua M Rendika, korban patah kaki pendakian gunung Semeru. Orangtua pemuda itu sempat mempertanyakan kelompok pendakian yang diikuti sebelum mengizinkan Rendika berangkat ke Gunung Semeru.

Hendri, ketua kelompok pendakian Semeru yang diikuti M Rendika mengaku jika dirinya sempat ditemui orangtua Rendika sebelum berangkat ke Semeru.

"Mereka ingin tahu siapa saja kelompoknya, seperti apa kelompok dan kegiatan pendakian ini, ya saya jelaskan satu persatu," ujar Hendri, Kamis (13/8/2015).

Keberangkatan Rendika ke Gunung Semeru itu merupakan pendakian pertamanya ke gunung tertinggi di pulau Jawa itu.

Mayoritas anggota kelompok pendaki yang ia ikuti juga baru pertama kalinya mendaki ke Semeru. Hanya Hendri dan beberapa orang yang jadi panitia saja yang sudah memiliki pengalaman mendaki gunung Semeru sebelumnya.

Rendika yang kini statusnya sebagai mahasiswa dan sudah bekerja dikenal memiliki hobby naik gunung.

"Kalau kakak sebelumnya suka naik gunung waktu di Medan, kalau saya baru kali ini naik gunung," ungkap Yoga, adik Rendika yang turut mendaki dan mendampingi kakaknya sampai ke RSSA Malang.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved