Malang Raya

TKW Ini Ngaku Ditampung di Ruang Tertutup dan Pengap di Kota Malang, Ternyata Ini Fakta Sebenarnya

Bukan hanya dirinya yang menderita di penampungan. Ada ratusan TKW yang kondisinya sangat memprihatinkan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
facebook.com
Ilustrasi. 

Namun saat akan diberangkatkan, ternyata Titin mau mundur.

Titik mundur karena persoalan keluarga.

( Baca juga : Dikabarkan Ada Seks Bebas dan Pesta Miras di Rumah Guru Tari, Selanjutnya Terungkap Fakta Pilu )

Menurutnya, jika ingin mengundurkan diri, ada prosedur yang harus dilewati.

Pasalnya, PT CKS sudah mengeluarkan banyak biaya utnuk pembuatan pasport, visa, serta penyediaan majikan.

“Saat kami ke sana, saya sempat tanyakan mundur atau lanjut. Ternyata dia minta mundur,” paparnya.

Tidak hanya Titin.

Sejumlah calon TKW lain juga ada yang ingin mundur.

Latar belakang mundurnya calon TKW ini beragam, seperti keluarga, ekspektasi yang tidak sesuai oleh petugas lapangan kepada calon TKW, dan sebagainya.

“Berdasar hasil pemeriksaan, ada juga yang terkait PL petugas lapangan.”

“Dijanjikan begini begitu, ternyata tidak sesuai ekspektasi awal, kemudian ingin mundur,” imbuhnya.

Sementara itu, GM TP CKS, Sondang memastikan tidak ada penyekapan yang terjadi di PT CKS.

Persoalan yang terjadi sebenarnya adalah sejumlah TKW ingin pulang ke kampung halaman secara gratis.

“Kami tidak ada penyekapan. Intinya anak itu ingin pulang secara gratis. Padahal tidak bisa gratis,” kata Sondang.

Terkait pembayaran karena pembatalan, Sondang mengatakan akan mengurus sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Halaman
123
Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved