Malang Raya
Datang ke Kota Malang, Dirjen Cipta Karya Harap Ada Saran Positif untuk Pengelolaan Sampah
Agenda utama Jambore Indonesia bebas sampah di Kota Malang adalah berbagi pengalaman antar komunitas pemerhati sampah.
Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kota Malang menjadi tuan rumah Jambore Indonesia bebas sampah.
Acara itu diselenggarakan di Lapangan Rampal, Kota Malang pada 13-15 September 2018.
Sebanyak 520 peserta dari 34 provinsi di Indonesia ambil bagian dalam jambore Indonesia bebas sampah tersebut.
( Baca juga : Rangkuman Kejadian di Jatim Kemarin, Mulai Penyerangan Pondok di Tuban sampai Kebakaran di Kota Batu )
Jambore ini merupakan yang ketiga kalinya.
Sebelumnya, kegiatan serupa pernah digelar di Solo dan Aceh.
Agenda utama Jambore Indonesia bebas sampah adalah saling berbagi pengalaman antar komunitas pemerhati sampah dari seluruh Indonesia.
( Baca juga : Miris! Istri 29 Tahun asal Ngawi Buang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Sidoarjo )
Apalagi saat ini di seluruh Indonesia sudah banyak komunitas yang peduli terhadap persampahan.
Jambore ini diharap bisa mendapat rumusan yang bisa diusulkan kepada pemerintah terkait pengelolaan sampah secara nasional.
Sebab, sampah merupakan problem masyarakat yang harus diselesaikan secara baik.
( Baca juga : Ashanty Mulai Alami Kerontokan, Rela Lakukan Cara ini sampai Bongkar-bongkar Lemari )
“Sebenarnya kesadaran masyarakat sudah sangat tinggi.”
“Hanya saja perlu adanya ekosistem pengelolaan sampah yang benar,” ucap Mohamad Bijaksana Junerosano, penanggung jawab Jambore Indonesia Bebas Sampah kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (13/9/2018).
Pria yang akrab disapa Kak Sano itu menambahkan ada dua cara yang cukup efektif untuk menyadarkan masyarakat mengenai pengelolaan sampah.
( Baca juga : Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain Persib Vs Arema FC, Laga Hari Ini Pukul 16.00 WIB )
Dua cara tersebut adalah melalui pendidikan dan penegakan hukum.
“Kalau dinilai masih membandel, harus ada yang mengingatkan.”
“Kami tidak akan pernah berhenti mengawasi dan mengingatkan masayarakat dan pemerintah terkait pentingnya pengelolaan sampah,” imbuhnya.
( Baca juga : Terpopuler: Dari Kondisi Anak-anak Sule sampai Potret Kekasih Luna Maya yang Dikabarkan Putus )
Dirjen Cipta Karya Kemen PUPR, Danid H Sumadilaga hadir dalam kegiatan itu.
Dalam sambutanya, Danis menyebut harus ada lompatan prestasi dalam hal pengelolaan sampah.
Dari dua jambore sebelumnya, sudah cukup banyak terobosan atau inovasi terkait pengelolaan sampah.
( Baca juga : Serang Pesantren Pakai Golok, Pria Asal Lamongan Ini Ditembak Mati Polisi Tuban )
Baik dari segi pembangunan karakter bangsa, inovasi pengelolaan sampah organik dan anorganik.
Makanya diharap muncul usulan kepada pemerintah yang bisa dijadikan sebagai kebijakan nasional untuk seluruh Indonesia dalam Jambore kali ini.
“Kami ingin ada lompatan besar dalam hal pengelolaan sampah.”
( Baca juga : Sesuai Data Ini, Arema FC Tak Mudah Kalahkan Persib di Bandung )
“Seperti halnya saat Indonesia mampu menempati peringkat empat Asian Games 2018,” kata Danis.